Stimulating Science Process Skills through the ‘Puffer Fish’ Game for Children Aged 5–6 Years
Abstract
Abstract: This study aims to determine how the "pufferfish" game stimulates the science skills of children aged 5-6 years through simple experimental activities. This game involves a reaction between vinegar and baking soda that produces gas that makes the balloon inflate to resemble a pufferfish. This study is a descriptive qualitative study with data collection techniques in the form of observation, interviews, and documentation. The results show that this game has a positive impact on children's science process skills, such as the ability to observe, ask questions, try, and draw simple conclusions. Despite some technical obstacles, this activity still provides a fun and meaningful learning experience. The role of teachers is very important in accompanying children during the experimental process. Thus, the "pufferfish" game can be used as an alternative science activity that is appropriate for the developmental stage of early childhood.
Keywords: Games, Child, Experiments, and Science
Full Text:
PDFReferences
Anita, C. D. (2011). Meningkatkan kemampuan sains anak usia dini
melalui pembelajaran berbasis keterampilan proses. Malih Peddas: Majalah Ilmiah Pendidikan Dasar, 1(2), 1–9. https://doi.org/10.26877/malihpeddas.v1i2.301
Azizah, E. N. (2021). Keterampilan Proses Sains Dasar Anak Usia
Dini. Widyawacana: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 8(1), 1–10.
Sulyandari, A. K. (2021). Perkembangan kognitif dan bahasa anak
usia dini. Guepedia.
Departemen Pendidikan Nasional. (2007). Pedoman pembelajaran
sains untuk anak usia dini. Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini, Direktorat Jenderal Pendidikan Luar Sekolah dan Pemuda.
Elfiadi. (2016). Bermain dan permainan bagi anak usia dini. Itqan:
Jurnal Ilmu-ilmu Kependidikan, 7(1), 51–60.
Farhurohman, O. (2019). Hakikat bermain dan permainan anak
usia dini di pendidikan anak usia dini (PAUD). As-Sibyan: Jurnal PAUD, 2(1), 20–36.
Fitriyani, R. (2020). Penerapan permainan sains sederhana untuk
meningkatkan kemampuan kognitif anak usia dini di TK Aisyiyah Bustanul Athfal. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 45–52.
Hikmah, N., Syaprudin, A., & Jannah, M. (2021). Konsep
perkembangan sosial emosional anak usia dini di RA. Raudhah: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 3(1), 44–52. https://doi.org/10.15642/raudhah.v3i1.1408
Hurlock, E. B. (1997). Perkembangan anak (6th ed., Trans. M.
Tjandrasa). Erlangga.
Ifyati, N., & Inganah, S. (2021). Eksplorasi rasa sebagai media
stimulasi kognitif pada anak usia dini dalam konteks pembelajaran sains. Genius: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini, 2(1), 25–34. https://genius.uinkhas.ac.id/index.php/gns/article/view/7
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2016). Pedoman
stimulasi, deteksi, dan intervensi dini tumbuh kembang anak di tingkat pelayanan dasar. Direktorat Jenderal Bina Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak.
Lestari, N., & Suryana, D. (2018). Peran kegiatan bermain dalam
menstimulasi perkembangan kognitif anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2(2), 123–130.
Mauluddia, Y., & Solehuddin, M. (2023). The application of playing
in early childhood education based on Piaget’s way of thinking. Al-Athfal: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(2), 143–156. https://doi.org/10.24042/00202361730300
Mauluddia, I., & Solehuddin, M. (2023). Peran bermain dalam
membangun pengetahuan anak usia dini. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Perkembangan Anak, 8(1), 10–18.
Yuliana, T. (2019). Pengaruh kegiatan eksperimen terhadap
keterampilan proses sains anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak, 4(2), 66–74.
Marfuah, S., & Wahyuningsih, E. (2020). Peningkatan kemampuan
berpikir ilmiah anak melalui eksperimen sederhana di PAUD. Jurnal Golden Age, 4(1), 1–10.
Nilsson, M. (2009). Ways of knowing: Exploring young children’s
perspectives of science. International Journal of Early Years Education, 17(2), 137–149.
Rahmawati, R., & Hermawan, R. (2021). Penerapan metode
eksperimen untuk meningkatkan kemampuan proses sains anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 1034–1041. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.850
Sugiyono. (2010). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan
kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Syabily, A. (2021). Penerapan metode Montessori dalam
mendukung kebutuhan psikologi anak usia dini. Educhild: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 5(1), 1–15.
Wijayanti, D. (2019). Implementasi pembelajaran sains melalui
kegiatan bermain anak usia 5–6 tahun. Jurnal Pendidikan Anak, 8(1), 23–30.
Wulandari, D., & Pratiwi, F. D. (2020). Perkembangan kognitif anak
usia dini dalam perspektif Vygotsky dan implikasinya dalam pembelajaran. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2(2). https://www.researchgate.net/publication/350215380
DOI: http://dx.doi.org/10.21043/thufula.v13i2.34151
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional



