Penerapan Kegiatan Read Aloud pada Layanan Anak di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Madiun
Abstract
Kota Madiun menempati urutan kedua sebagai kota/kabupaten dengan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) tertinggi pada tahun 2023, di mana anak-anak usia PAUD, TK, dan SD merupakan penyumbang tertinggi dalam kunjungan ke Perpustakaan Daerah. Mereka sering datang secara berkelompok untuk mengikuti kegiatan pengenalan budaya literasi. Salah satu bentuk dukungan terhadap hal tersebut adalah pelaksanaan kegiatan read aloud di Layanan Khusus Anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan kegiatan read aloud dan hambatan yang dihadapi pada layanan khusus anak di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Madiun. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap dua pustakawan pelaksana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan membaca nyaring dilakukan secara rutin saat mengunjungi PAUD dan TK, dengan tahapan pemilihan buku yang sesuai, pembacaan menggunakan ekspresi, serta pelibatan anak dalam cerita. Adapun tantangan yang muncul mencakup perbedaan karakter dan tingkat konsentrasi anak, yang menuntut pustakawan untuk menerapkan strategi kreatif dan pendekatan yang komunikatif agar semua anak tetap terlibat. Kegiatan ini terbukti mampu menciptakan suasana literasi yang menyenangkan dan memperkuat kebiasaan membaca sejak dini.
Keywords
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)DOI: http://dx.doi.org/10.21043/libraria.v13i2.34239
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Indexed by :









