Pengembangan Literasi Anak Melalui Permainan Dadu Literasi Di TK AL-AQSHO Konawe Selatan

La Hewi

Abstract


Abstract: DEVELOPMENT OF CHILDREN LITERATION THROUGH LITERATING DADU GAMES IN TK AL-AQSHO KONAWE SELATAN. Literacy is an aspect of language development in early childhood education. Literacy is often associated with the words reading and writing, although the terminology of literacy is broader than reading and writing. The aim of this article is to describe the development of children's literacy through the literacy dice game. The researcher used a qualitative approach with a descriptive analysis method, with the subject of the study being the children of group A TK Al-Aqsa South Konawe determined by the researcher by purposive sampling. Techniques of data analysis using an interactive model with the steps of data reduction, data presentation, conclusions drawn and verification. The results showed that children's literacy on child development indicators can recognize symbols for reading preparation, children can recognize the initial letters of the names of objects, write and pronounce letters a-z and children can write their own names. All indicators of children's literacy develop very well through the use of literacy dice games.

Keywords: Literacy, Children, Games

 

Abstrak: Literasi merupakan aspek perkembangan bahasa dalam pendidikan anak usia dini. Literasi sering dilekatkan pada istilah membaca dan menulis, walaupun terminologi literasi lebih luas dari baca-tulis. Tujuan penulisan artikel ini untuk mendeskripsikan pengembangan literasi anak melalui permainan dadu literasi. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif, dengan subjek penelitian yaitu anak kelompok A TK Al-Aqsho Konawe Selatan yang ditetapkan peneliti secara purposive sampling. Teknik analisis data menggunakan interaktif model dengan langkah-langkah yaitu reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi anak pada indikator perkembangan anak dapat mengenal simbol untuk persiapan membaca, anak dapat mengenal huruf awal dari nama benda, menuliskan dan mengucapkan huruf a-z dan anak dapat menuliskan nama sendiri. Seluruh indikator literasi anak tersebut berkembang dengan sangat baik melalui penggunaan permainan dadu literasi.

Kata kunci: Literasi, Anak, Permainan

References


Aulina, C. N. (2012). Pengaruh permainan dan penguasaan kosakata terhadap kemampuan membaca permulaan anak usia 5-6 tahun. PEDAGOGIA: Jurnal Pendidikan, 1(2), 131–144.

Fatihah, Nurul, Widayanti, S. (2016). Peningkatan Kemampuan Literasi Awal Anak Melalui Media Dadu Gambar pada Anak Kelompok A. Jurnal PAUD Teratai, 5(2), 1–4.

Hapsari, Widyaningsih, Ruhaena, Lisnawati dan Pratisti, W. D. (2017). Peningkatan Kemampuan Literasi Awal Anak Prasekolah Melalui Program Stimulasi. Jurnal Psikologi, 44(3), 177–184.

Hewi, L. dan S. (2019). Permainan Dadu pada Pengembangan Perilaku Prososial Anak di RA An-Nur Kota Kendari. JECED : Journal of Early Childhood Education and Development, 1(2), 115–128.

Hoff, E. (2005). Language Development.

Hurlock, E. B. (1980). Psikologi Perkembangan Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan (Kelima). Jakarta: Erlangga.

Jawati, R. (2013). Peningkatan Kemampuan Kognitif Anak Melalui Permainan Ludo Geometri di PAUD Habibul Ummi II. Spektrum: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah (PLS), 1(1), 250–263.

Joyce, B. Weil, M. Calhoun, E. (2011). Models of Teaching (Model-Model Pembelajaran).

Kebudayaan, K. P. dan. Permen Dikbud Nomor 137 tentang Standar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini. , (2014).

Maryatun, I. B. (2016). Peran Pendidik PAUD dalam Membangun Karakter Anak. Jurnal Pendidikan Anak, 5(1), 747–752.

Mukhtar, Nurkamelia dan Amalia, R. (2019). Peran Orang Tua Dalam Pengenalan Budaya Literasi Untuk Meningkatkan Kecerdasan Anak Usia Dini 5-6 tahun di TK Cahya bunda Lhokseumawe. Thufula: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Atfal, 7(2), 223–242.

Mulyasa. (2012). Manajemen PAUD. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Papalia, D. E. dan R. D. F. (2015). Menyelami Perkembangan Manusia. Jakarta: Salemba Humanika.

Pratiwiningtyas, Bekti Nanda, Susilaningsih, Endang, Sudana, I. M. (2017). Pengembangan Instrumen Penilaian Kognitif untuk Mengukur Literasi Membaca Bahasa Indonesia Berbasis Model Pirls pada Siswa Kelas IV SD. Journal of Educational Research and Evaluation, 6(1).

RI, P. P. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 60 Tahun 2013 tentang Pengembangan Anak Usia Dini Holistik-Integratif. , (2013).

Ruhaena, Lisnawati dan Ambarwati, J. (2015). Pengembangan Minat dan Kemampuan Literasi Awal Anak Prasekolah di Rumah. The 2nd University Research Coloquium 2015.

Schleicher, A. (2018). PISA 2018 Insights and Interpretations. Retrieved from https://www.oecd.org/pisa/PISA 2018 Insights and Interpretations FINAL PDF.pdf

Slavin, R. E., dan Davis, N. (2006). Educational Psychology: Theory and Practice.

Suyadi dan Ulfah, M. (2013). Konsep Dasar PAUD. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Undang-Undang. Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sisdiknas. , (2003).

Weigel, D. J., Martin, S. S., dan Bennett, K. K. (2010). Pathways to Literacy: Connections Between Family Assets and Preschool Children’s Emergent Literacy Skills. Journal of Early Childhood Research, 8.

Zaini, A. (2015). Bermain sebagai Metode untuk Pembelajaran Anak Usia Dini. Thufula: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Atfal, 3(1), 118–134.




DOI: http://dx.doi.org/10.21043/thufula.v8i1.7238

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

  http://journal.stainkudus.ac.id/indexing/17.jpg http://journal.stainkudus.ac.id/indexing/19.jpg

 

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional