Integrasi Fiqh Kontemporer Dan Pendidikan Karakter Pelajar Islam Dalam Perspektif Antropologis
Abstract
Contemporary culture has brought significant changes in various aspects of people's lives, including the field of religion. In the Islamic context, Contemporary is an important topic because it must be adapted to be relevant to current socio-cultural conditions. The purpose of this study is to understand how Contemporary can be applied in the process of character building of Islamic students through an anthropological lens. This research provides a theoretical contribution in understanding the relevance and flexibility of Contemporary in the context of character building of young Muslim generations. This research uses a qualitative method with in-depth interview techniques to scholars, Islamic religious teachers, and some Muslim teenagers as the main subjects. Data were collected through field observations, analysis of relevant documents, and examination of classic texts of modern . Data analysis was done thematically to find patterns and concepts that develop in the implementation of Contemporary in character education. The result of this study is that the integration of contemporary in character education can produce a young generation of Muslims who have a strong character, broad-minded, and are able to face the challenges of the times. contemporary has enormous potential to become a foundation in the development of character education for Islamic students. Through an anthropological perspective, we can see how complex the interaction between tradition and modernity is in shaping Islamic character education.
Abstrak
Budaya kontemporer telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat, termasuk bidang agama. Dalam konteks islam Fiqh Kontemporer menjadi topik penting karena harus diadaptasi agar relevan dengan kondisi sosial budaya saat ini. Tujuan Penelitian ini untuk memahami bagaimana Fiqh Kontemporer dapat diterapkan dalam proses pembentukan karakter pelajar Islam melalui lensa antropologis. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam memahami relevansi dan fleksibilitas Fiqh Kontemporer dalam konteks pembentukan karakter generasi muda Muslim. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik wawancara mendalam kepada para ulama, pengajar agama Islam, dan beberapa Pelajar Muslim sebagai subjek utamanya. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, analisis dokumen terkait, serta pemeriksaan teks-teks klasik fiqh kontemporer. Analisis data dilakukan secara tematik untuk menemukan pola-pola dan konsep-konsep yang berkembang dalam implementasi Fiqh Kontemporer dalam pendidikan karakter. Hasil dari penelitian ini bahwa integrasi Fiqh kontemporer dalam pendidikan karakter dapat menghasilkan generasi muda Muslim yang memiliki karakter yang kuat, berwawasan luas, dan mampu menghadapi tantangan zaman. kontemporer memiliki potensi yang sangat besar untuk menjadi landasan dalam pengembangan pendidikan karakter pelajar Islam. Melalui perspektif antropologi, kita bisa melihat betapa kompleksnya interaksi antara tradisi dan modernitas dalam membentuk identitas religius seseorang. Penelitian ini memberikan panduan praktis bagi lembaga pendidikan Islam dalam mengintegrasikan Fiqh Kontemporer ke dalam pendidikan karakter.
Keywords
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Abdillah, and Komarudin. Pendekatan Interdisipliner Dalam Studi Islam. Jakarta: Pusaka Ilmu, 2023.
Abdurrahman, Abdurrahman. “Implementasi Manajemen Kurikulum Pesantren Berbasis Pendidikan Karakter.” AT-TURAS: Jurnal Studi Keislaman 4, no. 2 (September 30, 2018): 279–97. https://doi.org/10.33650/at-turas.v4i2.336.
Daud, Al Husaini M. “Ideologi Pendidikan Pesantren Kontemporer: Pendekatan Strukturalisme.” MIQOT: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman 36, no. 2 (December 2, 2012). https://doi.org/10.30821/miqot.v36i2.122.
Hidayat, Rahmat. “Konsep Pendidikan Karakter Dalam Pengembangan Masyarakat Islam (Studi Pemikiran Burhanuddin Al-Zarnuji).” Alfuad: Jurnal Sosial Keagamaan 3, no. 2 (December 6, 2019): 1. https://doi.org/10.31958/jsk.v3i2.1692.
Ibrahim, Arfah, and Fauza Andriyadi. “Pendidikan Agama Islam Terintegrasi Sebagai Pembentukan Karakter Mahasiswa.” Al-Ijtima`i: International Journal of Government and Social Science 7, no. 2 (2022): 167–76. https://doi.org/10.22373/jai.v7i2.1737.
Ishak, Ishak, Tobroni Tobroni, Universitas Muhammadiyah Parepare, Universitas Muhammadiyah Malang, Bukit Harapan, Kecamatan Soreang, Kota Parepare, and Provinsi Sulawesi Selatan. “Kajian Materi Pendidikan Agama Islam Dengan Pendekatan Antropologi,” 2025.
Leni, Nurhasanah. “Peran Antroplogi Bagi Studi Islam.” Analisis: Jurnal Studi Keislaman 18, no. 2 (December 30, 2018): 233–52. https://doi.org/10.24042/ajsk.v18i2.4138.
Mega Utami Imyansah, Indah Mutia, Deta Rehulina, Naura Azifa, Putri Adillah, and Wismanto Wismanto. “Fiqh Munakahat Dalam Pendidikan Islam.” ALFIHRIS : Jurnal Inspirasi Pendidikan 2, no. 2 (January 22, 2024): 119–32. https://doi.org/10.59246/alfihris.v2i2.776.
Mubarrak, Husni. Belajar Mudah Fikih Kompemporer. Banda Aceh: LKKI Publisher, 2019.
Mulvey, Charles. “Wage Policy and Wage Determination in 1983.” Journal of Industrial Relations 26, no. 1 (March 1, 1984): 112–19. https://doi.org/10.1177/002218568402600108.
Nur, Dahzain. “Konsep Pendidikan Karakter Dalam Perspektif Al- Qur’ an Sumarni Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Yapis Takalar.” Jurnal Pendidikan, Keislaman Dan Kemasyarakatan 12, no. 2 (2022): 15–31.
Nurdin. “Pendidikan Karakter,” 2010, 69–89.
Rakhmawati. “Pendidikan Karakter Perspektif Pendidikan Islam.” Al-Ulum, Jurnal 13, no. I (2013).
Salsabilah, Azka Salmaa, Dinie Anggraeni Dewi, and Yayang Furi Furnamasari. “Peran Guru Dalam Mewujudkan Pendidikan Karakter.” Jurnal Pendidikan Tambusai 5, no. 3 (2021): 7158–63.
Sariyekti, Eko. “Urgensi Ushul Dan Persoalan Konteporer.” Citra Ilmu, Edisi 35 (2022): Hlm. 18.
Supiana. Metodologi Studi Islam. Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2017.
Taufik Ismail, Muhammad Umar, Ahyarudin, and Zulfi Mubaraq. “Pendekatan Antropologi Dalam Studi Islam.” Qolamuna : Jurnal Studi Islam 8, no. 2 (February 28, 2023): 16–31. https://doi.org/10.55120/qolamuna.v8i2.729.
Ulla, Aminullah. Fikih Kontemporer. Pusaka Almaida, 2022.
Winario, Mohd. “Masalah Hukum Islam Prespektif Sosio Antropologi.” Jurnal Al-Himaya 1, no. 2 (2017).
Yuliharti, Yuliharti. “Pembentukan Karakter Islami Dalam Hadis Dan Implikasinya Pada Jalur Pendidikan Non Formal.” POTENSIA: Jurnal Kependidikan Islam 4, no. 2 (January 5, 2019): 216. https://doi.org/10.24014/potensia.v4i2.5918.
DOI: http://dx.doi.org/10.21043/jp.v18i2.30580
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2024 JURNAL PENELITIAN

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.