Dinamika Interaksi Sosial Siswa Pasca Perubahan Jam Masuk Di Madrasah Mu’allimin Jombang
Abstract
Madrasah Mu'allimin Mu'allimat Tambakberas Jombang, as a pesantren-based Islamic educational institution, experienced a change in the school entry hour policy from rotating to uniform in the morning for male and female students. This study aims to explore the impact of these changes on students' social interaction patterns, using a qualitative approach based on Erving Goffman's social interaction theory. Data were collected through participatory observation and in-depth interviews. The results showed that these changes affected students' intensity, quality and group dynamics, as well as their friendship patterns. Factors such as pesantren culture, availability of time and place for interaction, individual characteristics, and school policies also influence the dynamics of social interaction. The findings are expected to provide academic and practical contributions in the management of holistic education policies, supporting the balance between students' academic and social needs.
Abstrak
Madrasah Mu'allimin Mu'allimat Tambakberas Jombang, sebagai institusi pendidikan Islam berbasis pesantren, mengalami perubahan kebijakan jam masuk sekolah yang semula bergilir menjadi seragam di pagi hari bagi siswa laki-laki dan perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak perubahan tersebut terhadap pola interaksi sosial siswa, dengan menggunakan pendekatan kualitatif berbasis teori interaksi sosial Erving Goffman. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan ini mempengaruhi intensitas, kualitas, dan dinamika kelompok siswa, serta pola pertemanan mereka. Faktor-faktor seperti budaya pesantren, ketersediaan waktu dan tempat interaksi, karakteristik individu, dan kebijakan sekolah turut memengaruhi dinamika interaksi sosial. Temuan ini diharapkan memberikan kontribusi akademis dan praktis dalam pengelolaan kebijakan pendidikan yang holistik, mendukung keseimbangan antara kebutuhan akademis dan sosial siswa.
Keywords
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Goffman, dan Erving. “Presentation of Self in Everyday Life.” American Journal of Sociology 55 (1959): 17–25.
Ixfina, Ficky Dewi. “Dinamika Interaksi Sosial di Lingkungan Madrasah Ibtidaiyah Nurul Yaqin Surabaya.” Tarsib: Jurnal Program Studi PGMI 1, no. 2 (2024): 1–9. https://doi.org/10.61181/tarsib.v1i2.381.
Khoiruzzadi, Muhammad, dan Tiyas Prasetya. “Perkembangan Kognitif dan Implikasinya dalam Dunia Pendidikan (Ditinjau dari Pemikiran Jean Piaget dan Vygotsky).” Madaniyah 11 (2021): 1–14.
Laila, Qumruin Nurul. “Pemikiran Pendidikan Moral Albert Bandura.” Modeling: Jurnal Program Studi PGMI III, no. I (2015). https://doi.org/https://doi.org/10.69896/modeling.v2i1.45.
Moh., Lalu Fahri, dan Lalu Qusyairi A. Hery. “Interaksi sosial dalam proses pembelajaran.” PALAPA: Jurnal Studi Keislaman dan Ilmu Pendidikan 7 (2019): 149–66.
Pianta, Robert C., dan Bridget K. Hamre. “Conceptualization, Measurement, and Improvement of Classroom Processes: Standardized Observation can Leverage Capacity.” Educational Researcher 38, no. 2 (2009): 109–19. https://doi.org/10.3102/0013189X09332374.
Yasin, Muhammad, Selfiana Selfiana, dan Muhammad Awie Mas’ud. “Dinamika Interaksi Sosial Siswa dalam Perspektif Sistem Sosial di Sekolah.” Jurnal Ilmu Pendidikan & Sosial (Sinova) 2, no. 3 (2024): 239–52. https://miftahul-ulum.or.id/ojs/index.php/jps/article/view/159.
DOI: http://dx.doi.org/10.21043/jp.v18i2.26960
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2024 JURNAL PENELITIAN

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.