Mencari Makna Hidup dengan Jalan Sufi di Era Modern

Saliyo Saliyo

Abstract


Tujuan ditulisnya artikel  ini untuk mengetahui perilaku sufi di era modern berkaitan dengan makna hidup. Pertanyaannya apakah seseorang yang menempuh perilaku sufi mampu menemukan makna hidup. Masalahnya kehidupan di era modern banyak tantangan dan permasalahan  yang dihadapi setiap orang. Salah satu cara seseorang menemukan makna hidup dengan menggunakan keyakinan-keyakinan spiritual dan agama. Spiritual yang dimiliki seseorang akan menghasilkan ibadah, amal shaleh, dan akhlak yang mulia. Pandangan tersebut merupakan pandangan para pemilih jalan kehidupan sufi.


Keywords


Makna Hidup, Perilaku Sufi, dan Era Modern

Full Text:

PDF

References


Al-Qur’an dan Terjemahannya (1989). Lajnah Pentashih Mushaf al-Qur’an Departemen Agama

RI, Semarang; Toha Putra.

Al-Maktabu as-Shamilah, al-Isdar.2, Ihya Ulumudin.

Abi Abdullah, ‘U. A.. (2010). Diinika Fi khotor, Petanahan; Jama’ah Tadarus Yasin.

Aidin, H. (2010). Concept The Self in Islamic Tradition and Western Psychology, Journal

Studies in Islam and The Midle East, 7 (1), 1-24.

Al-Kurdi al - Irbili as-Syafi’I, S.M.A. (tth). Tanwirul al-Qulub, Semarang: Toha Putra.

Ardelt. M. (2003). Effects of Religion and Purpose in Life on Elder’s Subjective Well Being and

Attitudes Toward Death, Journal of Gerontology, 14 (4), 55-76.

Atchley. R.C. (2008). Spirituality, Meaning, and The Experience of Aging, Gerontology,

.XXXII (2), 12-16.

Azizy, A.Q. (2003). Melawan Globalisasi Reinterpretasi Ajaran Islam, Persiapan SDM dan

Terciptanya Masyarakat Madani, Yogyakarta; Pustaka Pelajar.

Frager, R. (1999). Heart, Self, & Soul The Sufi Psychology of Growth, Balance and Harmony, India; Quest Books.

Hamka, (1970). Tasawuf Modern, Jakarta; Pustaka Panjimas.

Jim. H.S., Purnell, J.Q., Richardson, S.A., Golden-Kreutz, D., & Andersen, B.L. (2006).

Measuring Meaning in Life Folowing Cancer, Quality of Life Research, 15, DOI.10.1007/s 11136-006-0028-6.

Kennedy, J.E., Khantamani, H., & Palmer, J. (1994). Psychic, and Spiritual Experiences, Health, Well Being, and Meaning in Life, The Journal of Parapsychology, 58, 354-383.

Khanam, F. (2009). Sufism An Intoduction, India; Goodword Books.

Koshal, T. Kolahdouzan, A., & Syarifi. Gh. (2013). Religion and Spirituality at the Spirituality Oriented Mystic and Psychologist, Interdisiplinary Journal of Contemporary research in Business, 4 (11), 251-258.

Nasution, H. (1985). Islam Ditinjau Dari Berbagai Aspeknya, Jakarta; UI Press. Rahman, F. (1997). Islam, Diterjemahkan Oleh Ahsin, Bandung; Pustaka.

Shafii, M. (2004). Psikoanalisis Sufisme, Diterjemahkan oleh Subandi at al, Yogyakarta; Campus

Press.

Teba, S. (2004). Orientasi Sufistik Cak Nur, Jakarta; Khazanah Populer Paramadina. Thomas, & Cohen, (tth). Understanding Spiritual Meaning Making with Older Adults, The

Journal of Theory Construction & Testing, 10 (2), 65-70.

Woodward, M.R. (1999). Islam Jawa Kesalehan Normatif Versus Kebatinan, Yogyakarta; LKiS.




DOI: http://dx.doi.org/10.21043/esoterik.v2i1.1910

Esoterik : Jurnal Akhlak dan Tasawuf
Published by Program Studi Tasawuf dan Psikoterapi, Fakultas Ushuluddin collaborated with Konsorsium Tasawuf dan Psikoterapi Indonesia (Kotaterapi), Institut Agama Islam Negeri Kudus

Jl. Conge Ngembalrejo Bae Kudus Po Box. 51
Phone: +62291-432677
Website: http://journal.stainkudus.ac.id/index.php/esoterik
Email: [email protected]/[email protected]