Women's Empowerment In Morocco: The Writing of The Muhammadi Mushaf By Morocco Women In The Eradication Of Illiteracy Program
Abstract
This article aims to reveal the Moroccan Government's efforts in empowering women, by involving them in real terms in the Literacy Eradication Program in mosques. This research is a qualitative research, with data collection techniques through interviews with several people related to the Literacy Eradication Program in Morocco and library data. By using descriptive analysis methods and the concept of women's empowerment as a tool for reading data, this article finds that the Moroccan government's efforts to empower women through the Ministry of Endowments in the Literacy Eradication Program in Mosques are carried out by involving women as teachers and participants. It is recorded that more than seven thousand teachers and instructors, program coordinators and education advisors from among women are actively involved in efforts to eradicate illiteracy in Morocco. In addition to being expected to develop social, economic and educational status, as well as improve the standard of living of individual program participants and also the community, this program concretely produced a mushaf written jointly by 75 thousand female program participants, which was then published under the name Al-Mushaf al-Mohammadi min Naskh an-Nisa` al-Mustafidat min Barnamij Muharabah al-Ummiyah fi al-Masajid bi Riwayah Warsy `an Nafi'.
Abstrak
Artikel ini bertujuan mengungkap upaya Pemerintah Maroko dalam pemberdayaan perempuan, dengan melibatkan mereka secara riil pada Program Pemberantasan Buta Huruf di masjid. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dengan beberapa orang yang berkaitan dengan Program Pemberantasan Buta Huruf di Maroko dan data kepustakaan. Dengan menggunakan metode deskriptif analisis dan konsep pemberdayaan perempuan sebagai alat membaca data, artikel ini menemukan bahwa upaya pemberdayaan perempuan pemerintah Maroko melalui Kementerian Wakaf dalam Program Pemberantasan Buta Huruf di Masjid, dilakukan dengan melibatkan perempuan sebagai pengajar dan peserta. Tercatat lebih dari tujuh ribu guru dan pengajar, koordinator program serta penasehat pendidikan dari kalangan perempuan terlibat aktif dalam upaya pemberantasan buta huruf di Maroko. Selain diharapkan dapat mengembangkan status sosial, ekonomi dan pendidikan, serta meningkatkan taraf hidup individu peserta program dan juga masyarakat, secara konkret program ini menghasilkan mushaf yang ditulis secara bersama-sama oleh 75 ribu perempuan peserta program, yang kemudian diterbitkan dengan nama Al-Mushaf al-Mohammadi min Naskh an-Nisa` al-Mustafidat min Barnamij Muharabah al-Ummiyah fi al-Masajid bi Riwayah Warsy `an Nafi’.Keywords
Full Text:
PDFReferences
“‘Al-Mamlakah Al-Maghribiyah, Wizarat Al-Tadhamun wa Al-Idmaj Al-Ijtimai wa Al-Usrah,’” 2020. https://social.gov.ma/ diakses 14 Januari 2024.
Au Plan, Haut-Commissariat. “Agenda 2063,” 2024. https://www.hcp.ma/Agenda-2063_r536.html.
Berita RTM. “770 Juta Penduduk Dunia Buta Huruf,” 2022. https://berita.rtm.gov.my/dunia/senarai-berita-dunia/senarai-artikel/770-juta-penduduk-dunia-buta-huruf diakses 11 Januari 2024.
Bnouna, Hamzah. “At-Tamkin As-Susiu Iqtishadi li Nisa’i Ta’awuniyat min khilal Baramij Mahwa Al-Ummiyah: Dirasah Midaniyah li ‘Ainati min Munkharithat Jihhat Al-Dar al-Baidla’, Al-Maghrib Namoudzaja.” Journal of Social Science 27 (2023): 289–325.
Bousbaa, Mohamed. “Wawancara dengan seorang Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Kementerian Wakaf dan Urusan Islam yang berkantor di Kota Fes,” 2024. pada tanggal 28 Oktober 2024.
Fitri, Rahmi Nur. “Fashion Designer Sebagai Alternatif Keterlibatan Perempuan Maroko Di Ruang Publik.” Jurnal Kajian Islam Interdisipliner 6, no. 1 (2021): 31–49. https://doi.org/10.14421/jkii.v6i1.1116.
Lassaya. “Peran United Nation Industrial Development Organization (UNIDO) dalam Pemberdayaan Perempuan Pekerja Sektor Produksi Minyak Argan di Maroko.” Universitas Katolik Parahyangan, 2021. https://repository.unpar.ac.id/handle/123456789/15055.
Lkayhl, Siham Es-Sibaie dan Essaeed Ezzouhri. “Al-Ihtiyajat al-Tadribiyah li Muallimi Mahwi al-Ummiyah min Wijhati Nadzrihim fi Dlaui al-Maharat al-Hayatiyah: Dirasah Maidaniyah bi Syimali al-Maghrib Iqlim Tetouane.” Rihan Journal for Science Publishing, no. 24 (2022): 116.
Mardikanto, Totok, dan Soebiato Poerwoko. Pemberdayaan Masyarakat dalam Perspektif Kebijakan Publik. Bandung: CV. Alfabeta, 2015.
Maroko, Direktorat Pendidikan Tradisional di bawah Kementerian Waqaf dan Urusan Islam. Al-Mushaf Al-Mohammadi min Naskhi an-Nisa Al-Mustafidat min Barnamij Muharabat al Ummiyah fi Al-Masajid bi Riwayat Warsy `an-Nafi’. Rabat: Kementerian Wakaf dan Urusan Islam, 2015.
Mujib, Haqibul, Isti Tresna Aristhantia, Soni Samsu Rizal, Luthfi Afrianti, Risma Lia Agustina, dan Siti Salwa Salsabila. “Pemberdayaan Masyarakat Melalui Forum Diskusi Akad Ekonomi Syariah: Laporan Pengabdian Masyarakat di Desa Cineam Kecamatan Cineam.” Khidmat 2, no. 2 (2022): 102–15.
Murchid, Rabia. “Wawancara dengan seorang warga negara Maroko yang berdomisili di Hay Nahda II, Kota Rabat,” 2024. pada tanggal 26 Oktober 2024.
Semmouni, Khalid Cherkaoui. “Gender and Empowerment in North Africa.” moderndiplomacy.eu. Rabat, 2023. https://moderndiplomacy.eu/2023/08/30/gender-and-empowerment-in-north-africa/.
Suharto, Edi. Membangun Masyarakat Memberdayakan Rakyat. Bandung: Refika Aditama, 2004.
“Wizarah al-auqaf wa al-syu’un al-islamiyyah,” n.d. https://www.habous.gov.ma/ diakses 14 Januari 2024.
Zainab. “Wawancara dengan pangajar program pemberantasan buta huruf di Rabat,” 2024. pada tanggal 23 Oktober 2024.
DOI: http://dx.doi.org/10.21043/jp.v18i2.25848
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2024 JURNAL PENELITIAN

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.