MAKNA KEMATIAN DALAM PERSPEKTIF TASAWUF
Abstract
Kehidupan manusia di dunia menjadi persoalan yang
menarik untuk dikaji, ketika ternyata hal itu memiliki
suatu keterkaitan yang sangat erat dengan proses menuju
kehidupan akhir. Di sinilah awal dari sebuah misteri
kematian, ketika manusia mengalami proses peralihan
dari kehidupan dunia menuju kehidupan akhirat yang
abadi. Berbagai fenomena muncul dari proses manusia
dijemput oleh kematiannya. Ada berbagai spekulasi yang
berkembang bahwa jika manusia itu mengalami tandatanda
kematian yang baik maka sesungguhnya ia masuk
ke dalam golongan khusnul khatimah. Dan sebaliknya
jika ada tanda-tanda dan fenomena tertentu yang buruk
terjadi menjelang kematian maka ia termasuk ke dalam
golongan su’ul khatimah. Ada asumsi bahwa tanda-tanda
yang baik dan buruk itu sangat terkait dengan perilaku
seseorang ketika hidup di dunia. Itu artinya track
record seseorang menjadi salah satu variabel yang sangat
menentukan dalam memunculkan fenomena yang
terjadi menjelang kematian. Oleh karena itu manusia
perlu belajar memahami arti hidup dan kehidupan yang
sesungguhnya untuk memberikan terapi psikologis agar
manusia mampu mempersiapkan diri dengan optimisme
yang tinggi dalam menghadapi kematian.
Full Text:
PDFDOI: http://dx.doi.org/10.21043/esoterik.v1i1.942
Esoterik : Jurnal Akhlak dan Tasawuf
Published by Program Studi Tasawuf dan Psikoterapi, Fakultas Ushuluddin collaborated with Konsorsium Tasawuf dan Psikoterapi Indonesia (Kotaterapi), Institut Agama Islam Negeri Kudus
Jl. Conge Ngembalrejo Bae Kudus Po Box. 51
Phone: +62291-432677
Website: http://journal.stainkudus.ac.id/index.php/esoterik
Email: [email protected]/[email protected]
ISSN 2460-7576 (print) | EISSN 2502-8847 (online)

Esoterik: Jurnal Akhlak dan Tasawuf by Program Studi Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Ushuluddin Institut Agama Islam Negeri Kudus is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.














