Mosque Financial Accountability and Transparency: A Community Perspective in Lamongan

Guruh Marhaenis Handoko Putro, Mega Barokatul Fajri

Abstract


The mosque is a place of worship that has a source of income that comes from the community. The lack of information regarding the accountability and transparency of mosque financial management is a problem that needs special attention for managers of mosque financial funds. This study discusses the accountability and transparency of mosque financial reports from the perspective of the Muslim community in Lamongan Regency. The subjects of this study include people of productive age, namely 15–64 years old, who are Muslims and active in congregation at the mosque. The data collection technique is to distribute data through a Google Form questionnaire and reinforce it with information from previous literature, journals, and books. The results of the study show that people's views regarding the financial accountability and transparency of mosques in Lamongan is vary. The mosque's accountability and transparency system in Lamongan is considered to be in accordance with ISAK 35. The mosque's financial administrators have carried out their duties honestly and responsibly, but not a few among the public say they still have doubts. Some of them also thought that there was no need to know about the mosque's finances because someone already took care of them.


Full Text:

PDF

References


Ahyaruddin, M., Marlina, E., Azmi, Z., Putri, A. A., Anriv, D. H., Bidin, I., Agus, A., & Lawita, N. F. (2017). Akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan mesjid di Kota Pekanbaru. Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI, 1(1), 7–12. https://doi.org/10.37859/jpumri.v1i1.27

Alam, S., & Alam, R. (2019). Akuntabilitas pengelolaan keuangan Masjid butuh komitmen dan kompetensi pengelola. EQUITY: Jurnal Ekonomi, Manajemen Dan Akuntansi, 17(2), 54–71. https://doi.org/https://doi.org/10.37086/equity.v14i2.81

Amir, A., & Nuhung, M. (2018). Konsistensi, akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan Masjid Al Markas Al-Islami berdasarkan PSAK 109. Jurnal Ar-Ribh Fakultas Ekonomi Dan Bisnis, 1(2), 1–17. https://doi.org/10.26618/jei.v1i2.2558

Andarsari, P. R. (2017). Laporan keuangan organisasi nirlaba (lembaga masjid). Ekonika : Jurnal Ekonomi Universitas Kadiri, 1(2), 143–152. https://doi.org/10.30737/ekonika.v1i2.12

Boseke, M. M. (2021). Pengelolaan dana desa dalam pemberdayaan masyarakat di desa tumaratas satu Kecamatan Langowan Barat Kabupaten Minahasa. Jurnal Politico, 10(4), 1–14.

BPS. (2019). No Title. Badan Pusat Statistik. https://lamongankab.bps.go.id/indicator/108/202/1/penduduk-menurut-agama.html

Dewi, D. E., & Adi, P. H. (2019). Transparansi, akuntabilitas, partisipasi masyarakat dalam pengelolaan keuangan dana desa (Studi kasus Desa Candirejo Kecamatan Pringapus Kabupaten Semarang). Jurnal Ilmiah Edunomika, 3(02), 287–299. https://doi.org/10.29040/jie.v3i02.595

Endang. (2017). Penerapan akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan keuangan Masjid Jami an-Nur Sekayu. Jurnal ACSY Politeknik Sekayu, 6(1), 41–56.

Fachruddin, F., Pahlevi, M. R., Ismail, M., & Rasywir, E. (2020). Pengujian implementasi sistem pengelolaan keuangan masjid berbasis web dan android. Paradigma - Jurnal Komputer Dan Informatika, 22(2), 124–131. https://doi.org/10.31294/p.v22i2.8908

Fahmi, R. A. (2018). Manajemen keuangan masjid di Kota Yogyakarta. Al-Tijary Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Islam, 3(1), 69. https://doi.org/10.21093/at.v3i1.1058

Haryanti, S., & Kaubab, M. E. (2019). Analisis transparansi dan akuntabilitas keuangan Masjid di Wonosobo (studi empiris pada Masjid yang terdaftar di Kemenag Kabupaten Wonosobo Tahun 2019). Journal of Economic, Business and Engineering, 1(1), 140–149. https://doi.org/https://doi.org/10.32500/jebe.v1i1.883

Karimah, H., & Baehaqi, A. (2022). Akuntabilitas dan transparansi manajemen keuangan Masjid Agung Al Barkah Kota Bekasi. JIAI (Jurnal Ilmiah Akuntansi Indonesia), 7(1), 1–13. https://doi.org/10.32528/jiai.v7i1.6898

Kurniasari, W. (2011). Transparansi pengelolaan masjid dengan laporan keuangan berdasarkan pernyataan standar akuntansi keuangan (PSAK 45). Muqtasid: Jurnal Ekonomi Dan Perbankan Syariah, 2(1), 135. https://doi.org/10.18326/muqtasid.v2i1.135-152

Locke, E. A. (1978). The Ubiquity of the Technique of Goal Setting in Theories of and Approaches to Employee Motivation. Academy of Management Review, 3(3). https://doi.org/https://doi.org/10.5465/amr.1978.4305786

Mahardika, M., Prasetyo, A., & Amalia, F. A. (2022). Akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan Masjid. El Muhasaba Jurnal Akuntansi, 13(2), 135–147. https://doi.org/10.18860/em.v13i2.15479

Maulana, A. F., & Ridwan, R. (2020). Akuntabilitas dan transparansi pelaporan keuangan masjid (studi empiris: Masjid Jami’ Di Kota Banda Aceh). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Akuntansi, 5(2), 270–277. https://doi.org/10.24815/jimeka.v5i2.15589

Mulyandani, V. C., & Supriatna, I. (2021). Rancangan sistem akuntansi pokok lembaga pengelola Masjid untuk akuntabilitas pengelolaan keuangan Masjid (studi kasus DKM At-Taqwa KPAD dan Luqmanul Hakim POLBAN). ProBank : Jurnal Ekonomi Dan Perbankan, 1(1), 14–33. https://doi.org/10.36587/probank.v6i1.841

Nurfaizah, N., Faizah, A. N., & Sholihati, Z. I. (2021). Pelatihan pengelolaan keuangan masjid untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dana masjid. Jurnal Pengabdian Mitra Masyarakat (JPMM), 3(1), 10–17. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.35671/jpmm.v3i1.1224

Overman, S., & Schillemans, T. (2022). Toward a public administration theory of felt accountability. Public Administration Review, 82(1), 12–22. https://doi.org/10.1111/puar.13417

Pradesyah, R., Susanti, D. A., & Rahman, A. (2021). Analisis manajemen keuangan masjid. Jurnal Kajian Islam Dan Masyarakat, 4(2), 154–168. https://doi.org/https://doi.org/10.24853/ma.4.2.153-170

Puriyanti, T., & Mukhibad, H. (2020). Faktor - faktor yang mempengaruhi kualitas laba. Al-Mashrafiyah: Jurnal Ekonomi, Keuangan, Dan Perbankan Syariah, 4(1), 109–125. https://doi.org/10.21009/japa.0201.07

Rahayu, L. S. (2021). Seluruh hibah Rp 130 M untuk Masjid Sriwijaya ludes jadi kerugian negara. Detiknews.com.

Rahayu, R. A. (2014). Tranparansi dan akuntabilitas pelaporan keuangan Masjid Agung Al-Akbar Surabaya. Jurnal Reviu Akuntansi Dan Keuangan, 4(2), 631–638. https://doi.org/10.22219/jrak.v4i2.4948

Ramli, A. (2023). Berkas perkara tiga tersangka kasus dugaan korupsi Masjid Asrama Haji Kemenag Babel masuk tahap dua. Bangka.Tribunnews.com. https://bangka.tribunnews.com/2023/01/03/berkas-perkara-tiga-tersangka-kasus-dugaan-korupsi-masjid-asrama-haji-kemenag-babel-masuk-tahap-dua

Redaktur. (2023). Remaja Masjid Miftahul Jannah Paok Kambut Masbagik Utara Baru Memakmurkan Masjid dengan Ragam Kegiatan. Massmedia.id.

Rini, R. (2019). Pengelolaan keuangan masjid di Jabodetabek. Jurnal Akuntansi Dan Keuangan Islam, 6(2), 109–126. https://doi.org/10.35836/jakis.v6i2.1

Saifullah. (2023). KPK sebut ayah Merin terima uang gratifikasi di Kawasan Masjid Raya Baiturrahman. Ajnn.Net.

Saputra, A. (2023). Berapa jumlah masjid dan mushala di Indonesia? ini datanya. Republika.Co.Id.

Saputra, Z. (2022). Dugaan korupsi dana hibah pembangunan Masjid di Lamongan dilaporkan ke polisi. Jatimnet.com.

Sari, M., Mintarti, S., & Fitria, Y. (2018). Akuntabilitas pengelolaan keuangan organisasi keagamaan. Kinerja, 15(2), 45. https://doi.org/10.29264/jkin.v15i2.4029

Setiawan, R. A., Ramashar, W., Puji, D., & Sari, P. (2022). Nilai budaya adat basandi syarak-syarak basandi Kitabullah dalam mewujudkan integrasi akuntabilitas dan transparasi sebagai pertanggungjawaban pengelolaan keuangan Masjid. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6(1), 2535–2549. https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/3307

Simanjuntak, D. A., & Januarsi, Y. (2011). Akuntabilitas dan pengelolaan keuangan di Masjid. Simposium Nasional Akuntansi XIV Aceh 2011, Fakultas Ekonomi Universitas Syiah Kuala Banda Aceh.

Siskawati, E., Ferdawati, & Surya, F. (2016). Bagaimana masjid dan masyarakat saling memakmurkan? pemaknaan akuntabilitas masjid. Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 7(1), 70–80. https://doi.org/10.18202/jamal.2016.04.7006

Sugiyono. (2019). Metode Penelitihan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Alfabeta.

Supawanhar, S., Askani, A., Charolina, O., Ditasman, D., & Hartono, R. (2022). Akuntanbilitas dan transparansi keuangan Masjid melalui pelatihan administrasi keuangan Masjid Al-Muttaqin Kota Bengkulu. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia, 5(1), 817–823. https://doi.org/10.36085/jpmbr.v5i1.3147

Suratman, S., Yulianti, Y., & Wahdi, N. (2019). Pendampingan penyusunan aplikasi laporan keuangan Masjid yang akuntabel sesuai PSAK 45. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 3(2), 139–147. https://doi.org/10.31764/jmm.v0i0.1158

Susilawati, L., Sriwardany, & Nasution, A. A. (2020). Penyusunan laporan keuangan masjiddan potensi dana masjid (Studi kasus di Masjid Medan Selatan Kecamatan Medan Maimun). Prosiding Seminar Seminar Hasil Penelitian 2019, 392–398. https://e-prosiding.umnaw.ac.id/index.php/penelitian/article/view/567

Syukur, M. (2023). Jaksa beri sinyal penetapan tersangka korupsi Masjid di Pekanbaru. Liputan6.com.

Ula, I. D., Halim, M., & Nastiti, A. S. (2021). Penerapan ISAK 35 pada Masjid Baitul Hidayah Puger Jember. Progress: Jurnal Pendidikan, Akuntansi Dan Keuangan, 4(2), 152–162. https://doi.org/10.47080/progress.v4i2.1286

Wulandhari, R. (2016). Menjadikan keuangan masjid yang transparan dan akuntabel. Republika.Co.Id. https://www.republika.co.id/berita/oidcs63/menjadikan-keuangan-masjid-yang-transparan-dan-akuntabel




DOI: http://dx.doi.org/10.21043/aktsar.v6i1.20380

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons Licence
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.