PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA MELALUI PENDIDIKAN BERDASARKAN EPISTIMOLOGI INTEGRASI ILMU

Asep Kurniawan

Abstract


Abstrak Manusia adalah satu-satu makhluk yang mempunyai potensi untuk dididik dan mengembangkan diri melalui pengetahuan yang dimilikinya. Dengan pengetahuan itu manusia bisa memanfaatkannya untuk memakmurkan bumi bagi kebahagiaan hidup. Namun upaya itu bisa terhambat karena kesalahan pemahaman epistimologi yang dikotomistis. Akibatnya gerak maju perkembangan pengetahuan manusia menjadi sekuler. Oleh karena itu epistimologi Islam harus diletakkan secara terintegrasi pada otonomi akal dan pengalaman empiris dalam naungan al-Qur’an yang bersifat dialektika terhadap keduanya. Al-Qur’an merupakan landasan moral bagi kerja akal dan pengalaman manusia. Dari sini, pengetahuan manusia dapat berkembang secara dinamis progresif tanpa kehilangan semangat Qur’ani yang pada akhirnya berdampak kepada perkembangan baik sumber daya manusia yang holistik sebagai hamba yang berfikir dan berdzikir. Sehingga dapat disimpulkan bahwa epistimologi Islam merupakan daya gerak bagi perkembangan sumber daya manusia.

Keywords


Epistimologi, Sumber Daya Manusia, Integrasi Ilmu

References


Abdullah, Amin. 1992. “Aspek Epistimologis Filsafat Islam”, Filsafat

Islam, ed. Irma Fatimah. Yogyakarta, LESFI.

Armstrong, Michael. 1997. Human Resource Management Practice.

London dan Philadelphia: Kogan Page.

Bakhtiar, Amsal. 2006. Filsafat Ilmu. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Bousfield, John. 1983. “Islamic Phylasophy in South East Asia”,

Islam in South East Asia, ed. M.B. Hooker. Leiden: E.J. Brill.

Bowler, Peter J. 2005. Making Modern Science: A Historical Survey.

Chicago: University of Chicago Press.

Brock, William Hodson. 1993. The Norton history of chemistry. New

York: W. W. Norton.

Hadi, Hardono. 1997. Epistemologi: Filsafat Pengetahuan.

Yogyakarta: Kanisius.

Kirkham, Richard L. 1992. Theories of Truth: A Critical Introduction.

Cambridge, MA MIT Press.

McHenry, H.M. 2009. “Human Evolution”, Evolution: The First Four

Billion Years, ed. Michael Ruse & Joseph Travis. Cambridge,

Massachusetts: The Belknap Press of Harvard University Press.

McKechnie, J. L. (ed.). 1979. Webster's New Twentieth Century

Dictionary, edisi ke-2. New York: Simon and Schuster.

Mondy, R. Wayne, dan Robert M. Noe, Shane R. Premeaux. 1990.

Human Resource Management. Boston: Allyn and Bacon.

Quine, W.V. dan Ullian, J.S., 1978. The Web of Belief. New York:

Random House.

Roscoe, Henry E dan Arthur Harden, 2007. A New View of the Origin

of Dalton's Atomic Theory. London: Macmillan.

Strick, James 2001. “Introduction”, Evolution & The Spontaneous

Generation. London: Continuum International Publishing

Group.

Stringer, C.B., 1994. “Evolution of Early Humans”, The Cambridge

Encyclopedia of Human Evolution, ed. Steve Jones, Robert

Martin & David Pilbeam. Cambridge: Cambridge University

Press.

Sumantri, Jujun S. 2003. Filsafat Ilmu, cet. 16. Jakarta; Pustaka Sinar

Harapan.

Vardiansyah, Dani. 2008. Filsafat Ilmu Komunikasi: Suatu Pengantar.

Jakarta: Indeks.




DOI: http://dx.doi.org/10.21043/quality.v2i2.2104

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 QUALITY

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Creative Commons License


Quality Journal by Pascasarjana IAIN Kudus is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.