Peran Guru dalam Menanamkan Nilai Karakter Peduli Sosial

Siti Khaerunnisa, Muqowim Muqowim

Abstract


Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui peran guru dalam menanamkan nilai karakter peduli sosial di RA An Nawaa 3 Kota Cirebon. Penelitian ini dilatar belakangi oleh data hasil survey salah satu lembaga sosial di Indonesia yang menunjukkan bahwa kemampuan memiliki rasa empati pada anak muda menurun 40% selama 10 tahun terakhir, seiring dengan perkembangan teknologi dan internet. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Beberapa informan yang dijadikan sumber data yaitu kepala sekolah, guru kelas B1, B2, B3, A1, dan A2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah menjalankan perannya dalam menanamkan nilai karakter peduli sosial pada anak. Beberapa peran guru tersebut diantaranya guru sebagai sumber belajar, fasilitator, pengelola, demonstrator, pembimbing, motivator, evaluator, dan mediator. Faktor pendukungnya adalah antusias belajar anak yang tinggi, pelaksanaan program sekolah, dan dukungan dari orang tua murid. Sedangkan faktor penghambatnya yaitu emosi anak yang belum stabil dan adanya kendala pada waktu pelaksanaan program sekolah.

Keywords


guru, pendidikan karakter, peduli sosial, anak usia dini

References


Alma, B., & Dkk. (2010). Pembelajaran Studi Sosial. Bandung: Alfabeta.

Balitbang, K. (2010). Pengembangan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa: Pedoman Sekolah. Diakses dari https://file.p4tktkplb.kemdikbud.go.id.

Depdiknas. (2003). Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003, tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Depdiknas.

Depdiknas. (2005). Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005, tentang Guru dan Dosen. Jakarta: Depdiknas.

Depdiknas. (2006). Buku 3 Standar Kompetensi PTK-PNF dan Sistem Penilaian. Jakarta: Depdiknas.

Dirjen PAUD. (2015). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 146 Tahun 2014. Jakarta: Direktorat Pembinaan PAUD Kemdikbud.

Dirjen PAUDNI. (2012). Pedoman Pendidikan Karakter pada Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: Direktorat Pembinaan PAUD Kemdikbud.

Gunawan, R. (2017). The Role of Character Education for Early Children in Early Childhood Education Programs in Happy Kids Bogor Indonesia. Atlantis Press, 66(YICEMAP), 23–26. https://doi.org/10.2991/yicemap-17.2017.5.

Kurniawan, S. (2013). Pendidikan Karakter. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi). Bandung: PT. Remaja Rosda Karya.

Morisson, G. S. (2012). Dasar-dasar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Jakarta: PT Indeks.

Nurhayati, E. (2011). Psikologi Pendidikan Inovatif. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Saifuddin. (2016). Pengelolaan Pembelajaran Teoretis dan Praktis. Yogyakarta: Deepublish.

Shabir, M. (2015). Kedudukan Guru Sebagai Pendidik: (Tugas dan Tanggung Jawab, Hak dan Kewajiban, dan Kompetensi Guru). AULADUNA, 2(2), 221–232. https://doi.org/10.1016/S0002-9149(01)01484-9.

Susanto, A. (2015). Bimbingan dan Konseling di Taman Kanak-kanak. Jakarta: Prenadamedia Group.

Sutarman, M. (2016). Manajemen Pendidikan Anak Usia Dini. Bandung: CV Pustaka Setia.

Tabi’in, A. (2017). Menumbuhkan Sikap Peduli pada Anak Melalui Interaksi Kegiatan Sosial. Journal of Social Science Teaching, 1(1), 39–59. https://doi.org/10.1234/ji.v1i1.3100.

Zaini, A. (2015). Bermain Sebagai Metode Pembelajaran Bagi Anak Usia Dini. Thufula, 3(1), 118–134. https://doi.org/10.21043/thufula.v3i1.4656.




DOI: http://dx.doi.org/10.21043/thufula.v8i2.7636

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

  http://journal.stainkudus.ac.id/indexing/17.jpg http://journal.stainkudus.ac.id/indexing/19.jpg

 

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional