Open Journal Systems
Etika Politik Franz Magnis Suseno dan Abdurrahman Wahid: Studi Komparatif tentang Demokrasi, Pluralisme, dan Keadilan
Abstract
Penelitian ini mengkaji perbandingan etika politik antara Franz Magnis Suseno dan Abdurrahman Wahid sebagai respons terhadap krisis moral dalam politik Indonesia. Krisis ini terlihat dari meningkatnya tingkat korupsi, nepotisme, dan penurunan standar moral dalam pelaksanaan kekuasaan, yang mencerminkan kesenjangan antara idealisme politik dan realitas empiris, sehingga mengancam legitimasi demokrasi dan kepercayaan publik terhadap institusi politik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui pendekatan hermenunetik dengan metode library research dan analisis hermeneutik terhadap karya utama kedua tokoh ini, serta sumber tambahan seperti artikel jurnal dan literatur relevan. Hasil Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa, meskipun berasal dari konteks yang berbeda Magnis dari filsafat Katolik Barat dan Gus Dur dari tradisi Islam di kepulauan Indonesia keduanya sepakat bahwa etika harus menjadi dasar legitimasi politik. Magnis dan Gus Dur menolak pandangan bahwa politik hanyalah persaingan untuk kekuasaan, dan mereka menekankan bahwa politik harus didasarkan pada nilai-nilai moral agar dapat mencapai kemakmuran bersama. penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi dari prinsip-prinsip etika kedua pemikir ini dapat berkontribusi secara signifikan dalam membentuk sistem politik yang lebih bermartabat, demokratis, dan berorientasi pada masyarakat di Indonesia.
Keywords
References
Barton, G. (2008). Biografi Gusdur:The Authorized Biography Of Abdurrahman Wahid. LKIS, Yogyakarta.
Bertens, K. (1993). Etika K. Bertens. Gramedia Pustaka Utama.
Brooks, T., & Nussbaum, M. C. (2015). Rawls’s political liberalism. Columbia university press.
Diana, R., Masruri, S., & Surwandono, S. (2018). Etika Politik dalam Perspektif al-Mawardi. TSAQAFAH, 14(2), 363. https://doi.org/10.21111/tsaqafah.v14i2.2433
Franz Magnis-Suseno, S. J. (1987). Etika Dasar: Masalah-Masalah Pokok Filsafat Moral. PT Kanisius.
Franz Magnis-Suseno, S. J. (2021). Menggereja di Indonesia: Percikan Kekatolikan Sekarang. PT Kanisius.
Ichsan, A. S. (2022). Gus Dur dan Pendidikan yang Memerdekakan. ResearchGate.
Iqbal, M., & Nasution, A. H. (2013). Pemikiran politik Islam: Dari masa klasik hingga Indonesia kontemporer (Ed. revisi, cetakan ke-2). Kencana.
Kant, I., Abbott, T. K., & Hastie, W. (2022). Ethics. DigiCat.
Khasanah, F. (2019). Revitalisasi Spirit Pemikiran Etika Gus Dur. Analisis: Jurnal Studi Keislaman, 19(1), 27–54. https://doi.org/10.24042/ajsk.v19i1.3062
Magnis Suseno, F. (2016). Etika Politik Prinsip Moral Dasar Kenegaraan Modern (cetakan ke 8). Pt Gramedia Pustaka Utama.
Magnis-Suseno, F. (2000). Kuasa dan moral (Ed. revisi). Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama.
Mahfud, M. (2018). Membumikan Konsep Etika Islam Abdurrahman Wahid dalam Mengatasi Problematika Kelompok Minoritas di Indonesia. Tafáqquh: Jurnal Penelitian Dan Kajian Keislaman, 6, Nomor 1.
Minardi, A. (2019). Politik Islam: Kepemimpinan Berbangsa dan Bernegara dalam Islam. Manggu Makmur.
Prihatin, R. (2014). Konsep Etika Politik Franz Magnis Suseno. Universitas Islam Negri Sunan Kalijaga.
Rafi, M. (2024). Pengantar Etika Politik: Membangun Paradigma Hidup Bernegara Dengan Moralitas Dan Tanggung Jawab. Anak Hebat Indonesia.
Ridwan, N. K. (2019). Ajaran-ajaran Gus Dur: Syarah 9 nilai utama Gus Dur (Cetakan pertama). Noktah.
Rosseau, J. J. (1986). Du Contrac Sosial. Dian Rakyat.
Setyawan, M. F. (2024). Pemahaman Komunitas Gusdurian Surakarta Tentang Etika Politik Gusdur. Universitas Islam Negri Raden Mas Said.
Shihab, M. Q. (2023). Islam & Politik perilaku politik berkeadaban. Lentera Hati.
Sumaryono, E. (1999). Hermeneutik, sebuah metode filsafat. Kanisius.
Theguh, & Bisri, B. (2023). Moderasi Beragama Perspektif Etika (Analisi Pemikiran Franz Magniz Suseno). Jurnal Ilmiah Falsafah: Jurnal Kajian Filsafat, Teologi dan Humaniora, 9(2), 98–114. https://doi.org/10.37567/jif.v9i2.2295
Wahid, A. (2001). Pergulatan negara, agama, dan kebudayaan (Cet. 2). Desantara.
Wahid, A. (2006). Islamku, Islam anda, Islam kita: Agama masyarakat negara demokrasi (Cet. 1). Wahid Institute.
Wahid, A. (2007). Gus Dur menjawab kegelisahan rakyat. Penerbit Buku Kompas.
Wahid, A., & Wahid, A. (2000). Prisma pemikiran Gus Dur (Cet. 2). LKIS.
Wahyu Trisno Aji. (2024). Dasar-Dasar Etika Politik Franz Magnis Suseno. JURNAL HUKUM, POLITIK DAN ILMU SOSIAL, 3(4), 174–192. https://doi.org/10.55606/jhpis.v3i4.4325
Zed, M. (2008). Metode Penelitian Kepustakaan. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
DOI: 10.21043/politea.v9i1.37169
How To Cite This :
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 POLITEA
