Open Journal Systems

Kolaborasi Pentahelix Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam Mewujudkan Desa Digital

Leni Devinta, M. Nur Rofiq Addiansyah

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kolaborasi pentahelix dalam mewujudkan Desa Digital di Provinsi Jawa Barat. Pertanyaan akhir adalah, apakah penggunaan kolaborasi pentahelix telah menjadi suatu solusi atau justru memunculkan tantangan baru bagi pelaksanaan Desa Digital? Pendekatan pentahelix merupakan pendekatan kolaboratif yang mengelaborasikan antara lima unsur: akademisi, pemerintah, media, pelaku bisnis, serta komunitas. Penelitian ini termasuk ke dalam jenis penelitian kualitatif, yang di mana menggunakan pendekatan sebab akibat objek penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui tahapan wawancara yang terdapat dalam Focus Group Discussion (FGD) dengan pihak Diskominfo Provinsi Jawa Barat, dan melalui kajian kepustakaan dari literatur-literatur terkait dengan judul maupun pembahasan penelitian. Lebih lanjut dalam menyusun dan menguraikan pembahasan peneliti, kami menggunakan metode deskriptif analitis. Sehingga, terdapat temuan penting yaitu: 1). kolaborasi pentahelix telah membawa dua sisi dampak, yaitu sebagai solusi strategis dan juga sumber tantangan baru. 2). Sebagai solusi, kolaborasi pentahelix telah mampu menjadi slusi untuk pemberdayaan desa, penyebarluasan fasilitas internet, dan membangun desa digital yang berkelanjutan. 3). Sebagai suatu tantangan, penerapan kolaborasi pentahelix berpotensi memunculkan: koordinasi yang tidak sinkron, keterbatasan komitmen jangka panjang, keterbatasan pelibatan akademisi, keterbatasan ketersediaahn pegiat vterlatih TIK, dan penyebaran informasi yang tidak merata.

Keywords


Kolaborasi, Pentahelix, Jawa Barat, Desa Digital

References


Ameliya, T. M. (2024, December). Kemendes surati kepala daerah soal dana desa untuk Desa Digital. ANTARA.

Ansell, C., & Gash, A. (2008). Collaborative governance in theory and practice. Journal of Public Administration Research and Theory, 18(4), 543–571. https://doi.org/10.1093/jopart/mum032

Ardhani, S. K. (2023a). Kolaborasi Jadi Kunci dalam Mengentaskan Desa Blank Spot di Jawa Barat. JABAR DIGITAL SERVICE.

Ardhani, S. K. (2023b, September). Program Desa Digital: Mengoptimalkan Potensi Perikanan di Jawa Barat melalui Teknologi Digital dan Kolaborasi. JABAR DIGITAL SERVICE.

Artisa, R. A., Ramdani, E. M., Ramdhan, R., Abubakar, T., Stia, P., & Bandung, L. (2023). Mendorong Perwujudan Desa Digital 4.0 Melalui Identifikasi Tahapan Pengembangan Desa Digital Realizing Digital Village 4.0 Through Identifying Digital Village Development Stages. SeTIA Mengabdi-Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 23–29.

Bagaskara, B. (2024, July). Penduduk Miskin di Jabar Turun, Tapi Masih Jadi yang Terbanyak Kedua di RI. DetikJabar.

BPPD Jabar. (2025). Tentang CSR. Jabarprov.Go.Id.

BPS. (2022). Jumlah Desa Menurut Kabupaten/Kota, 2020-2021. Bps.Go.Id.

Chamidah, N., Guntoro, B., & Sulastri, E. (2020). Marketing communication and synergy of pentahelix strategy on satisfaction and sustainable tourism. Journal of Asian Finance, Economics and Business. https://doi.org/10.13106/jafeb.2020.vol7.no3.177

CNN Indonesia. (2024, October). BAKTI Kominfo: 82 Persen Warga di Daerah 3 T Terkoneksi Internet. CNN Indonesia.

diskominfo jabar. (2024). Desa Digital. Desadigital.Jabarprov.

DJPPI. (2024). Mengenal Blankspot dan Faktor Penyebabnya. DJPPI KOMINFO.

FA, J. Q. A., Centia, S., & Zainuddin, Z. I. (2024). Tata Kelola Media Sosial Dalam Penyebaran Informasi dan Peningkatan Partisipasi Masyarakat di Desa Gudang Desa Gudang. Seminar Nasonal Fakultas Hukum, Ilmu Sosial, Dan Ilmu Politik Universitas Terbuka, 6, 268–274.

Firdaus, N. M., & Cahyani, A. S. N. (2023). Model Penta Helix Dalam Pemberdayaan Desa Digital Di Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung. Jurnal Comm-Edu, 5492, 87–91.

Garc, J. A., & Hern, M. (2023). Diffusion of Innovation. May. https://doi.org/10.1002/9781119011071.iemp0137

Gondoharum. (2024). Peran Pemerintah dan Masyarakat dalam Mendorong Inovasi Teknologi di Desa. Gondoharum Pageruyung.

Hariyanti, P. (2017). Peran Relawan TIK Dalam Program Desa Broadband Terpadu Cikadu, Cianjur, Jawa Barat. Jurnal Komunikasi, 12(1), 19–34. https://doi.org/10.20885/komunikasi.vol12.iss1.art2

I Setiawan, & Dkk. (2022). Penerapan Konsep Smart City Dalam Tata Kelola Pemerintahan Kota Semarang. Jurnal Ilmiah Administrasi Pemerintahan Daerah, 14(1), 97–116.

Jabar Digital Service. (2023a). Kembangkan Jawa Barat Jadi Provinsi Digital. JABAR DIGITAL SERVICE.

Jabar Digital Service. (2023b). Kolaborasi Komunitas se-Jawa Barat. JABAR DIGITAL SERVICE.

Jabar Digital Service. (2023c). Tentang Jabar Digital Service. JABAR DIGITAL SERVICE.

Jabar Digital Service. (2023d, September). Melalui Desa Digital, 93% Desa Sudah Akses Internet Hingga Hadirkan Teknologi IoT untuk Para Petani. JABAR DIGITAL SERVICE.

Jabar Prov. (2024). Leveling Desa Digital. Desa Digital.

Jayanthi, R., & Dinaseviani, A. (2022). Kesenjangan Digital dan Solusi yang Diterapkan di Indonesia Selama Pandemi COVID-19. JURNAL IPTEKKOM Jurnal Ilmu Pengetahuan & Teknologi Informasi, 24(2), 187–200. https://doi.org/10.17933/iptekkom.24.2.2022.187-200

Kelvin, K., Widianingsih, I., & Buchari, R. A. (2022). Kolaborasi Model Penta Helix Dalam Mewujudkan Smart Village Pondok Ranji. J-3P (Jurnal Pembangunan Pemberdayaan Pemerintahan), 7(November), 1–15. https://doi.org/10.33701/j-3p.v7i2.2587

Kominfo. (2019, April). Luncurkan Desa Digital, Menkominfo: Semua Harus Bisa Rasakan Internet! KOMDIGI.

M. Bayu Wibawa, Rizka Albar, Taufiq Bugis, & Hery Aulia Rahmad. (2022). Menuju Desa Digital Toward Becoming Digital Village. Jurnal Pengabdian Masyarakat INOTEC UUI, 4(1), 21–23.

Mahardhani, A. J., Zahroni, A., Hartanto, E. D., Nurlitasari, A., & Wirakusuma, Z. A. (2023). Analisis Pengembangan Potensi Wisata Desa Gajah. Jurnal Manajemen Dan Ilmu Administrasi Publik (JMIAP). https://doi.org/10.24036/jmiap.v5i2.617

Pangemanan, A. A. A., Karouw, S. D. S., & Rindengan, Y. D. Y. (2021). Perencanaan Pengembangan Desa Digital Di Kauditan I. Jurnal Teknik Informatika, 16(4), 393–400.

Putri, A., Rahayu, D., & Dwisnu, E. (2024). Program Desa Cerdas: Tantangan Implementasi Di EraDigitalisasi. Jurnal Governansi, 10(1), 41–54.

Rosalia, F., & Syarief, Makhya, Budiono, P. (2023). Pentahelix Model in the Development of Village-Owned Enterprises (Bumdes) in Sidomulyo District South Lampung Regency …. Jurnal Ilmiah Wahana Bhakti Praja, 13(2), 200–210.

Sampetoding, E. A. M., Sadno, M., Siddik, A. M. A., Rusdi, E. S., Mesra, H., & Gormantara, J. (2024). Sosialisasi Konsep Smart Village Berdasarkan SDGs. Compromise Journal : Community Proffesional Service Journal, 2(1), 01–10. https://doi.org/10.57213/compromisejournal.v2i1.152

Septadiani, W. P., Pribadi, O. S. I. ., & Rosnarti, D. (2022). Peran Model Pentahelix Dalam Pengembangan Pariwisata Di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika. Universitas Trisakti. WIDYA PUTRI SEPTADIANI, 22–31.

Silaningrum, R., Subejo, & Ruslanjari, D. (2022). Peran Media Sosial dalam Membangun. Jurnal Kawistara the Journal of Social Sciences and Humanities, 12(peran media sosial), 1–18.

Subagyo, A., Rohayatin, T., Pujilestari, N. A., & Wulandari, W. (2023). Smart Village Concept Training in West Bandung Regency Village Government. Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 7(1), 313. https://doi.org/10.32832/abdidos.v7i1.1603

Sumartono, S., & Hermawan, H. (2020). The reform of public service bureaucracy in the investment sector within the pentahelix perspective: A new hope in the era of autonomy? Australasian Accounting, Business and Finance Journal. https://doi.org/10.14453/aabfj.v14i1.4

Tempo. (2023, August). Program Inovatif Desa Digital Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat. Tempo.Co.

Tilano, F. A., & Suwitri, S. (2019). Collaborative Governance dalam Upaya Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan di Kota Semarang. E-Jounal UNDIP, 1–18.

Umar, A. (2024, October). Forum Komunitas Pegiat TIK: Mewujudkan Kolaborasi untuk Masyarakat Cerdas Digital di Jawa Timur. Relawan TIK Jawa Timur.

Ummah, M. S. (2019). Pengaruh Perputaran Modal Kerja Terhadap Return on Equity (ROE) pada PT. Unilever Indonesia. Sustainability (Switzerland), 11(1), 1–14.

Universitas Pasundan. (2023). Garap Program Digitalisasi Desa, Bidang Kemahasiswaan dan LPM Unpas Gandeng 120 Mahasiswa. UNPAS.

Widyatama. (2022). Fakultas Teknik Membangun Desa Bersama Jabar Digital Service (JDS). Widyatama.


Full Text: PDF

DOI: 10.21043/politea.v7i2.30540

How To Cite This :

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Politea : Jurnal Pemikiran Politik Islam