Open Journal Systems
Representasi Dakwah Melalui Artefak Visual pada Museum Jenang dan Gusjigang Kudus: Analisis Semiotika Roland Barthes
Abstract
Fenomena wisata religi semakin banyak dimanfaatkan untuk menyampaikan nilai-nilai keislaman kepada masyarakat luas. Museum Jenang dan Gusjigang di Kudus merupakan museum yang memiliki ruang bertemakan Islam yaitu ruang Gusjigang. Selain sebagai media diferensiasi merek Jenang Mubarok, Museum Jenang dan Gusjigang juga memiliki fungsi edukasi terutama dalam menyampaikan dakwah Islam dengan kearifan lokal. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana nilai-nilai dakwah Islam dikomunikasikan secara visual melalui ruang, artefak, dan narasi di dalam museum. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus, data primer berupa observasi dan wawancara, dianalisis menggunakan analisis visual semiotika Roland Barthes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa museum berfungsi sebagai wasilah dakwah bil hal yang mengomunikasikan nilai tauhid, akhlak, dan etos kerja Islami secara implisit melalui pengalaman ruang, bukan melalui ceramah verbal, sehingga pesan dakwah diterima secara lebih reflektif oleh pengunjung lintas latar belakang.
Keywords
References
Andriyani, N. (2021). Pantang Larang Dalam Masyarakat Banjar Desa Pengalihan Kecamatan Enok Kabupaten Indragiri Hilir: Kajian Semiotika Roland Barthes. Universitas Islam Riau Pekanbaru.
Anggraeni, I. T., Pandanwangi, B., & Setiaji, D. (2023). Video Gagasan Konstruktif “Gameland” sebagai Representasi Masa Depan Kebudayaan Gamelan di Indonesia. CITRAWIRA : Journal of Advertising and Visual Communication, 4(1), 109–128. https://doi.org/10.33153/citrawira.v4i1.5097
Asti, B. M. (2022). Menyelisik Sejarah Jenang Kudus di Museum Jenang. Telusuri.Id.
Barthes, R., & Lavers, A. (1972). MYTHOLOGIES (A. LAVERS (ed.)).
Fadillah, D. N., J, M. M., & Nasution, N. A. (2026). The Representation of Islamic Values in the Cultural Collections of Lampung Museum as a Medium of Cultural Da’wah. Liwaul Dakwah: Jurnal Kajian Dakwah Dan Masyarakat Islam, 16(1).
Farid, M. (2022). Implementasi Teori Bourdieu Dalam Upaya Menjaga Warisan Budaya Sunan Muria Pada Masyarakat Piji Wetan Desa Lau Kabupaten Kudus. Jurnal Penelitian, 15(2), 278. https://doi.org/10.21043/jp.v15i2.11305
Hereyah, Y., & Kusumaningrum, R. (2019). Proses Destination Branding Dalam Membentuk Citra Tujuan Wisata Museum Indonesia. Jurnal Ilmu Politik Dan Komunikasi, 9(2), 15–34. https://doi.org/10.34010/jipsi.v9i2.2466
Kinanti Erste Panggayuh Putri, Deny Tri Ardiyanto, & Andreas Slamet Widodo. (2023). Roland Barthes Semiotic Approach to the Gebyok Jumpara Cultural Video Campaign. TAMA: Journal of Visual Arts, 1(1), 15–28. https://doi.org/10.61405/tama.v1i1.677
Kustiawan, W., Wahyuni, R. C., & Nurizain, A. (2025). Efektifitas Dakwah Visual Terhadap Perubahan Sikap Keagamaan Mahasiswa .pdf. JURNAL MUDABBIR (Journal Research and Education Studies), 5(2).
Nuraryo, I. (2020). Komunikasi Nilai Budaya oleh Museum Batik dalam Memperkuat City Branding Kota Pekalongan.
Octaviani, R., Anantanyu, S., & Ihsaniyati, H. (2018). Analisis Keefektifan Iklan Sebagai Strategi Komunikasi Pemasaran Produk Jenang CV. Mubarookfood Cipta Delicia Menggunakan EPIC Model. SEPA: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Dan Agribisnis, 14(2), 114. https://doi.org/10.20961/sepa.v14i2.24998
Permata Sari, D. (2023). Literasi Budaya Pada Mitos Cerita Legenda “Bulusan” Sebagai Nilai Moral - Lokalitas Kudus. Jurnal Pendidikan Berkarakter, 1(4), 230–237.
Priyanto. (2018). Pemanfaatan Sumber Daya Budaya Sebagai Daya Tarik Destinasi Wisata Budaya Studi Kasus Museum Jenang Kudus. In Jurnal Sosial Humaniora Terapan (Vol. 1, Issue 1). https://doi.org/10.7454/jsht.v1i1.31
Rosalinda, H., Susanti, K., & Nuriyanti, W. (2019). Nilai Nasionalisme dalam Komik: Kajian Semiotika Komik Rengasdengklok. Jurnal Desain, 6(02), 88. https://doi.org/10.30998/jurnaldesain.v6i2.3010
Rose, G. (2002). Visual Methodologies: An Introduction to the Interpretation of Visual Materials. In Sustainability (Switzerland) (2nd ed., Vol. 11, Issue 1). SAGE Publications Ltd.
Rosyid, M. (2021). Situs Hindu Pra-islam di Kudus dan Sikap Toleran Sunan Kudus. Khazanah Theologia, 3(3), 171–180. https://doi.org/10.15575/kt.v3i3.10975
Sumintarsih, Siti Munawaroh, & Christriyati Ariani. (2016). Gusjigang: Etos Kerja Dan Perilaku Ekonomi Pedagang Kudus. http://opac.lib.ugm.ac.id/index.php?mod=book_detail⊂=BookDetail&act=view&typ=htmlext&buku_id=750892&unit_id=1
Syarifa, N., Salamah, S., Kholidah, N. P., Auliyah, M., & Urofiyah, F. (2026). The Role of the Jenang Kudus Museum in Educating Visitors About Gusjigang Culture. IJISS: Indonesian Journal of Islam and Society Studies, 1(1).
Ubaidillah, M., & Patriansah, M. (2024). Analisis semiotika Roland Barthes pada film Agak Laen produser studio Imajinari. VisART Jurnal Seni Rupa & Desain, 2(1), 49–65. https://ejournal.lapad.id/index.php/visart
Wibowo, A. (2020). Digitalisasi Dakwah Di Media Sosial Berbasis Desain Komunikasi Visual. Jurnal Bimbingan Penyuluhan Islam, 2(2).
Wicaksono, W. (2024). Kenyamanan Visual Pada Ruang Pamer Museum Perjuangan Bogor. 501–509.
Yunus, R. N. (2020). Analisis Multimodal Pada Iklan Layanan Masyarakat. Jurnal Manajemen Tools, 12(2), 83–89.
Zikrillah, A., & Nurhidayah, Y. (2021). Psikologi Persepsi Visual pada Konten Dakwah Visual Instagram. Prophetic: Professional, Empathy and Islamic Counseling Journal, 4(2).
DOI: 10.21043/at-tabsyir.v13i1.38864
How To Cite This :
Refbacks
- There are currently no refbacks.








