Open Journal Systems

Dakwah di Tengah Arus Globalisasi dan Tantangan Postmodernisme: Strategi Menangkal Hoaks dan Fenomena Post-Truth

Miftahul Khoirin, Khusnul Khotimah, Mustain Mustain

Abstract

Globalisasi dan postmodernisme telah mengubah wajah dakwah Islam di era digital. Penyebaran hoaks dan fenomena post-truth menjadi tantangan serius yang mengaburkan otoritas keagamaan. Artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi dakwah dalam menangkal hoaks dan post-truth melalui pendekatan literasi digital, penguatan regulasi, serta penggunaan strategi komunikasi persuasif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi kepustakaan dan observasi virtual pada aktivitas dai di media sosial. Temuan menunjukkan bahwa literasi digital yang kuat, regulasi hukum yang tegas, serta komunikasi persuasif berbasis etos, logos, dan pathos efektif membantu dai dalam mengedukasi masyarakat terhadap bahaya hoaks. Hasil ini menegaskan pentingnya integrasi dakwah dan literasi digital untuk menjaga otentisitas pesan agama di tengah krisis epistemologis era postmodern. Studi ini memberikan kontribusi konseptual dalam merumuskan strategi dakwah yang adaptif, kontekstual, dan responsif terhadap tantangan zaman.

Keywords


Dakwah Digital, Globalisasi, Postmodernisme, Hoaks, Komunikasi Persuasif

References


Ainiyah, N. (2018). Remaja Millenial dan Media Sosial: Media Sosial Sebagai Media Informasi Pendidikan Bagi Remaja Millenial. Jurnal Pendidikan Islam Indonesia, 2(2), Article 2. https://doi.org/10.35316/jpii.v2i2.76

APJII. (2025, Maret 7). Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia—Survei. https://survei.apjii.or.id/

Asrizallis, A. (2024). Konsep Dakwah dan Media Sosial; Sebuah Studi Fenomenologi. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(3), Article 3. https://doi.org/10.31004/innovative.v4i3.11066

Finsensius Yuli Purnama, Fitri Murfianti, Nuril Hidayah, Muhamad Handar, & Priska Nur Safitri. (2023). Hoaks di Indonesia Tahun 2022 (Cetakan Pertama). BILDUNG. https://mafindo.or.id/publikasi-riset/laporan-tahunan/hoaks-di-indonesia-tahun-2022/

Harun, A. G., Hamzah, Z., & Ahmad, R. (2023). Kritik Postmodernisme Dan Krisis Epistemologi Dalam Sejarah. MALAYSIA dari segi SEJARAH, 53(1), Article 1.

Ibrahim Tompo. (2021). Meningkatkan Kewaspadaan Nasional Terhadap Bahaya Berita Hoaks Dan Ujaran Kebencian Di Media Sosial Pada Era Post Truth. LEMBAGA KETAHANAN NASIONAL RI.

Information Literacy – Welcome to ALA’s Literacy Clearinghouse. (2025, Maret 18). https://literacy.ala.org/information-literacy/

Kementerian Komunikasi dan Digital. (2025). Komdigi Identifikasi 1.923 Konten Hoaks Sepanjang Tahun 2024. https://www.komdigi.go.id/berita/siaran-pers/detail/komdigi-identifikasi-1923-konten-hoaks-sepanjang-tahun-2024

Keyes, R. (2004). The Post-Truth Era: Dishonesty and Deception in Contemporary Life. St. Martin’s Press.

Khaldun, R. I., Fita, G. A., Utami, A. N. F., & Tahawa, T. H. B. (2020). Globalisasi, Ancaman dan Upaya Peningkatan Daya Saing Tenaga Kerja Domestik terhadap Serangan Tenaga kerja Asing di Indonesia. Jurnal Ilmu Hubungan Internasional LINO, 1(1), Article 1. https://doi.org/10.31605/lino.v1i1.827

Kulsum, U., Subhan, A., & Darajat, D. M. (2021). Praktik Dakwah Online Di Media Sosial (studi Kasus Pada Akun Instagram @khalidbasalamahofficial). Virtu: Jurnal Kajian Komunikasi, Budaya dan Islam, 1(1), Article 1. https://doi.org/10.15408/virtu.v1i1.21749

Lestari, M. M., & Saidah, M. (2023). Penanganan Hoaks Keagamaan di Sosial Media Melalui Literasi Digital Milenial. Meyarsa: Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Dakwah, 4(1), Article 1. https://doi.org/10.19105/meyarsa.v4i1.6764

Lyotard, J.-F., & Van Den Abbeele, G. (1984). Interview: Jean-François Lyotard. Diacritics, 14(3), 16–21. https://doi.org/10.2307/464841

Mahmuddin, M., & Nasriah, S. (2021). Strategi dakwah dalam meminimalisir penyebaran informasi hoax di media sosial. Jurnal Ilmu Dakwah, 41(2), Article 2. https://doi.org/10.21580/jid.v41.2.8873

Maulidin, S. (2024). Pendidikan Pemanfaatan Media Sosial sebagai Sarana Dakwah dan Pendidikan pada Pelajar : Journal Khafi : Journal Of Islamic Studies, 3(1), Article 1.

Mazaya, V. (2019). Cyberdakwah Sebagai Filter Penyebaran Hoax. Islamic Communication Journal, 4(1), Article 1. https://doi.org/10.21580/icj.2019.4.1.3588

Muhammad Munir & Wahyu Ilaihi. (2021). Manajemen Dakwah. Prenada Media.

Mustaqim, A. H. (2018). Strategi Komunikasi Politik Digital Pasca-Kebenaran. Jurnal Dakwah Risalah, 29(2), Article 2. https://doi.org/10.24014/jdr.v29i2.6317

Natanael, N., Febrian, R., Widiantoro, L., Hutabarat, J., Dayantara, W., Hidayah, R., Hadzami, R., Siboro, A., Chandra, K., & Andryani, A. (2023). Pencegahan Informasi Hoaks Dari Media Sosial Sebagai Upaya Pengurangan Terjadinya Sikap Dan Perilaku Intoleransi Di Sma. Pendidikan Karakter Unggul, 1(3). https://karakter.esaunggul.ac.id/index.php/pku/article/view/146

Rakinaung, O. G. (2022). Sosiologi Postmodern. OSF. https://doi.org/10.31219/osf.io/nbkea

Robertson, R. (1992). Globality and Modernity. Theory, Culture & Society, 9(2), 153–161. https://doi.org/10.1177/026327692009002010

Rohnulyanti, H., Rahmawati, D., Maunah, D. A., Rizqiana, D. R., Ayusandrina, N. S., & Rayoga, S. B. (2023). Cybercommunity dalam Tinjauan Teori Jarum Hipodermik dan Klasifikasi Masalah Sosial. Vol. 10 No. 2, 275–292. https://doi.org/10.21043/at-tabsyir.v10i2.25058

Ro’uf, A. M. (2019). Posmodernisme: Dampak dan Penerapannya pada Studi Islam. Analisis: Jurnal Studi Keislaman, 19(1), 155–176. https://doi.org/10.24042/ajsk.v19i1.4161

R.s, N. Q., & Rachmawati, F. (2023). Pemetaan Hoaks Keagamaan di Media (Studi Pada Rubrik Cek Fakta Liputan6.com dan Suara.com). Mu’ashir: Jurnal Dakwah Dan Komunikasi Islam, 1(2), Article 2. https://doi.org/10.35878/muashir.v1i2.771

Setiawan, M. (2017). Kritik Epistemologi Barat: Karakteristik, Kelemahan dan Dampak Negatif yang Ditimbulkannya. dalam http://eprints. iain-surakarta. ac. id/1625. https://core.ac.uk/download/pdf/296473042.pdf

Sihite, B. (2023). Krisis Epistemologis dan Metodologis dalam Kajian Filsafat Keilahian/Teologi sebagai Ilmu | JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan. 6(4). https://jiip.stkipyapisdompu.ac.id/jiip/index.php/JIIP/article/view/1889

Susanti, L. E., & Nurmiati, N. (2022). Penanggulangan Dampak Penggunaan Media Sosial Hoax Guna Mewujudkan Kesatuan Bangsa. Ahmad Dahlan Legal Perspective, 2(2), Article 2. https://doi.org/10.12928/adlp.v2i2.6864

Tsaniyah, N., & Juliana, K. A. (2019). Literasi Digital Sebagai Upaya Menangkal Hoaks Di Era Disrupsi. Al-Balagh : Jurnal Dakwah Dan Komunikasi, 4(1), 121–140. https://doi.org/10.22515/balagh.v4i1.1555

Utami, P. (2019). Hoax in Modern Politics: The Meaning of Hoax in Indonesian Politics and Democracy. Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, 22(2), Article 2. https://doi.org/10.22146/jsp.34614

Zamroni, M. (2022). Filsafat Komunikasi: Pengantar Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis. IRCISOD.


Full Text: PDF (Bahasa Indonesia)

DOI: 10.21043/at-tabsyir.v12i1.31429

How To Cite This :

Refbacks

  • There are currently no refbacks.