Open Journal Systems
Analisis Semiotika Pesan Moral dalam Film Siksa Neraka
Abstract
Film merupakan salah satu produk media komunikasi, yang berfungsi untuk menyampaikan pesan. Film yang dipilih untuk dianalisis adalah Film “Siksa Neraka”. Setelah menonton Film “Siksa Neraka” ini, banyak orang yang mengaku tobat setelah menonton Film “Siksa Neraka”. Jenis penelitian yang digunakan penulis adalah penelitian kualitatif deskriptif, dimana penelitian ini akan menganalisis, mencatat, menggambarkan dan menginterpretasikan makna-makna, simbol-simbol yang terdapat dalam film “Siksa Neraka”. Peneliti menggunakan analisis semiotika model Charles Sanders Peirce. Berdasarkan data yang telah peneliti peroleh dari Film “Siksa Neraka” ditemukan tujuh adegan yang mengandung pesan moral terkait gambaran siksaan manusia di alam neraka. Film “Siksa Neraka” terdapat beberapa simbol dan makna yang menggambarkan siksaan di Neraka. Penelitian ini mengungkap bahwa representasi visual dalam Film "Siksa Neraka" bukan hanya berfungsi sebagai elemen naratif, melalui pendekatan semiotika yang digunakan, film ini menegaskan kembali keyakinan akan adanya kehidupan setelah mati dan pentingnya menjalani kehidupan yang bermakna. Siksaan yang digambarkan dalam film ini juga menekankan pentingnya menjalankan perintah agama dan menjauhi larangan-larangannya.
Keywords
References
Alfathoni, M. A. M. D. M. (2020). PENGANTAR TEORI FILM (Vol. 1). DEEPPUBLISH.
Anggito, A. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif (Pertama). CV Jajak.
Anwar, A. (2011). Dakwah Kontemporer : Sebuah Studi Komunikasi. Graha Ilmu.
Berger, A. A. (2015). Pengantar Semiotika Tanda-Tanda Dalam Kebudayaan Kontemporer (M. Yahya (ed.); 4th ed.). Tiara Wacana.
Fatimah. (2019). Semiotika dalam Kajian Iklan Layanan Masyarakat. In Syahril (Ed.), Metzler Lexikon Kunstwissenschaft (I). TallasaMedia. https://doi.org/10.1007/978-3-476-04949-0_117
Hoed, B. H. (2014). Semiotik & Dinamika Sosial Budaya (Sarifudin (ed.); 3rd ed.). Komunitas Bambu.
Kamila, A. (2021). Metodologi Penelitian Komunikasi (1st ed.). EFUDEPRES.
Marcel, D. (2010). Pesan, Tanda dan Makna Buku : Dasar Semiotika dan Ilmu Komunikasi. Jalasutra.
Monalisa. (2023). “Yang Ini Beneran?” Syok Pria, Diputus Seusai Nonton Film Siksa Neraka, Padahal Sebelumnya Bucin. TribunTrends.Com.
Muri, Y. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif & Penelitian Gabungan. Prenadamedia Group.
Noviandi, F. (2023). Waria Tepati Janji Tobat usai Nonton Film Siksa Neraka, Kini Pakai Sarung dan Peci. Suara.Com.
Rachmat, K. (2020). Teknik Praktis Riset Komunikasi Kualitatif dan Kuantitatif (Edisi Kedu). Prenadamedia Group.
Setiawan, J. (2024). Lucinta Luna Tobat Usai Nonton Film Siksa Neraka, Kini Bakar Pakaian Seksi: Semua Butuh Proses. TribunTrends.Com.
Sobur, A. (2013). Semiotika Komunikasi (Kelima). Remaja Roskadarya.
Sucahya, M. (2013). Teknologi Komunikasi Dan Media. Jurnal Komunikasi, 1(2), 6–22.
Vera, N. (2015). Semiotika dalam riset komunikasi (2nd ed.). Ghalia Indonesia.
Veronica, A. A. (2023, December 16). Sinopsis dan Fakta Menarik Film Horror “SIKSA NERAKA” - Suguhkan Kesan Nyata Neraka hingga Telan Biaya Produksi 5 Miliar! Kapanlagi.Com.
Wahyuningsih, S. (2019). Film dan Dakwah: Memahami Representasi Pesan-Pesan Dakwah Melalui Analisis Semiotika. Media Sahabat Indonesia.
Waluyo, A. P. (2024). Banyak Orang Bertobat Setelah Nonton Film “Siksa Neraka”, Kiesha Alvaro: Gokil Juga Ada yang Tobat. Wartakotalive.Com.
Wibowo, I. S. (2011). Semiotika Komunikasi. Mitra Wacana Media.
DOI: 10.21043/at-tabsyir.v11i2.28895








