Open Journal Systems

Kesetaraan Gender dalam Islam Perspektif Hermeneutika Muhammad Syahrur

Rahmatul Izzad

Abstract

Sejak abad ke-20 hingga abad ke-21, model penafsiran feminis berkembang pesat. Mayoritas penafsir feminis, baik laki-laki atau pun perempuan, mengkritik sentralitas laki-laki dalam melakukan penafsiran al-Qur’an, mereka menekankan argumentasi bahwa bias gender penafsir hingga kini masih didominasi pria, sebagian besar telah membentuk paradigma pemahaman al-Qur’an dan Islam secara umum. Berbeda dengan feminis sekuler, sarjana feminis Muslim tidak menolak Islam itu sendiri. Sebaliknya, mereka mengacu pada al-Qur’an dan sunah Nabi untuk mendukung klaim mereka bahwa al-Qur’an perlu ditafsirkan kembali. Penelitian ini secara khusus mencoba mengkaji dan menelusuri konsep kesetaraan gender dalam Islam, khususnya dalam perspektif pemikiran hermeneutika Muhammad Syahrur. Penelitian ini menganalisis tentang bagaimana sesungguhnya hubungan antara laki-laki dan perempuan dalam Islam, apakah pandangan-pandangan ulama masa lalu masih relevan dalam memposisikan status laki-laki dan perempuan. Dengan kata lain, penelitian ini mencoba melakukan pembacaan kontemporer terhadap konsep kesetaraan gender dalam Islam, yang secara khusus mengacu pada pemikiran hermeneutika Muhammad Syahrur. Atas dasar tersebut, penelitian ini menggunakan pendekatan analisis-hermeneutik. Melalui hermeneutika Syahrur, peneliti membedah secara kritis hubungan laki-laki dan perempuan dalam Islam, serta dilakukan pembacaan kontemporer terhadapnya. Sehingga diharapkan mampu mengahasilkan sebuah produk pemikiran baru tentang gender dalam Islam yang lebih kontekstual dan sesuai dengan dinamika zaman.

Keywords


feminisme, gender, hermeneutika.

References


Al-Qur’an dan Terjemahnya. Departemen Agama RI. Oleh Lajnah Pentashih Mushaf al-Qur’an. Bandung: CV Diponegoro, 2008.

Ardiansyah, “Konsep Sunnah dalam Perspektif Muhammad Syahrur; Suatu Pembacaan Baru dalam Kritik Hadits”, dalam Jurnal Miqot, Vol. XXXIII, No. 1, Januari-Juni, 2009.

Al-Bab, Ja’far Dakk al-Bab. dalam Kata Pengantar Buku Karya Muhammad Syahrur, Prinsip dan Dasar Hermeneutika al-Qur’an, Terj. Sahiron Syamsuddin. Yogyakarta: Elsaq Press, 2007.

Esha, Muhammad Inam. “Rekonstruksi Histroris Metodologis Pemikiran Muhammad Syahrur”. Jurnal al-Huda, Vo. 2, No. 4, 2001.

Haris, Abdul. “Pembongkaran Muhammad Syahrur terhadap Islam Ideologis’ Sebuah Pengantar atas Ide-ide Pemikiran Islam Kontemporer dalam Al-Kitab wa Al-Qur’an: Qira’ah Mu’asyirah”, dalam Jurnal Ijtihad, No. 1, Januari-Juni Tahun 2003.

Masduki, Irwan dkk. Kontekstualisasi Turats; Telaah Regresif dan Progresif, Mustaid (ed). Kediri: Lirboyo Purna Siswa Aliyah, 2005.

Mubarok, Ahmad Zaki. Pendekatan Strukturalisme Linguistik dalam Tafsir al-Qur’an Kontemporer ala Muhammad Syahrur. Yogyakarta: Elsaq Press, 2007.

Saeed, Abdullah. al-Qur’an Abad 21; Tafsir Kontekstual, terj. Ervan Murtawab. Bandung: Mizan, 2016.

_____, Pengantar Studi al-Qur’an, terj. Shulkhan dan Sahiron Syamsuddin. Yogyakarta: Baitul Hikmah Press, 2016.

Syahrur, Muhammad. Islam dan Iman, terj. M. Zaini Su’udi. Yogyakarta: Diva Press, 2011.

______, Prinsip dan Dasar Hermeneutika al-Qur’an Kontemporer, terj. Sahiron Syamsuddin. Yogyakarta: Elsaq Press, 2004.

______, Metodologi Fiqh Islam Kontemporer, terj. Sahiron Syamsuddin. Yogyakarta: Elsaq Press, 2008.

______, Prinsip dan Dasar Hermeneutika Hukum Islam Kontemporer, terj. Sahiron Syamsuddin dan Burhanudin Dzikri. Yogyakarta: Elsaq Press, 2012.

Ulfatmi, “Pemikiran Pembaharuan Islam Muhammad Syahrur”, dalam Jurnal Kajian Gender, Vol. 2. No. 3, 2014.


Full Text: PDF (Bahasa Indonesia)

DOI: 10.21043/hermeneutik.v12i2.6076

How To Cite This :

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 HERMENEUTIK

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.