SGO777 Login slot gacor 2026 https://greenvillage-timor.org/about-bella/ sabung ayam pascol4d pascol4d pascol4d BPO777 toto togel Slot Toto https://smppgriklp2.sch.id/ DANAGG Situs Parlay Bola Pengeluaran Toto Macau Bandar Togel Slot Online Slot Online slot bandar89 Togel Online Slot Online olxtoto gilaslot slot777 gacor
TOTO SLOT TOTO TOGEL TOTO SLOT TOTO TOGEL TOTO TOGEL BYDPLAY TOTO TOGEL TOTO SLOT TOTO TOGEL KARI4D TOTO SLOT TOTO TOGEL TOTO SLOT TOTO SLOT TOTO 4D TOTO TOGEL TOTO SLOT TOTO SLOT TOTO SLOT TOTO SLOT TOTO SLOT TOTO SLOT TOTO SLOT SLOT GACOR TOTO SLOT TOTO SLOT SLOT GACOR DVTOTO SLOT GACOR TOTO TOGEL SLOT GACOR TOTO TOGEL SLOT GACOR SLOT GACOR TOTO SLOT TOTO SLOT TOTO SLOT TOTO TOGEL SLOT GACOR SLOT GACOR PASCOL4D TOTO TOTO 4D TOTO 4D TOTO SLOT TOTO SLOT SLOT GACOR TOTO SLOT TOTO SLOT TOTO SLOT TOTO TOGEL PASCOL4D PASCOL4D DVTOTO DVTOTO PASCOL4D PASCOL4D PASCOL4D PASCOL4D DVTOTO DVTOTO DVTOTO DVTOTO DVTOTO DVTOTO DVTOTO DVTOTO DVTOTO Dewi89 DVTOTO DVTOTO DVTOTO DVTOTO DVTOTO PASCOL4D PASCOL4D PASCOL4D PASCOL4D DVTOTO DVTOTO DVTOTO DVTOTO DVTOTO DVTOTO DVTOTO DVTOTO

Open Journal Systems

MENUJU KEHARMONISAN KELUARGA DARI AYAT-AYAT NUSYUZ DAN SYIQAQ

Roudhotul Jannah

Abstract

Eksistensi perempuan berada pada sistem paradoksal (kondisi positif dan negatif tentang eksistensi perempuan dalam kehidupan), sebagaimana keadaan perempuan yang dianggap memprihatinkan, dengan terkungkung dalam sistem budaya patriarki, mengakibatkan timbulnya perlawanan, seperti gerakan feminisme, yang berupaya melakukan pemberontakan terhadap tatanan masyarakat yang ada, yang mereka anggap bersifat patriarkis, termasuk terhadap ide-ide teologis (agama) dan institusi sosial kultural yang  sering dituduh sebagai pangkal dari ketidakadilan sistemik perempuan. Menurut penulis, gerakan feminis seperti ini justru merusak keharmonisan tatanan kehidupan, bahkan syari’at yang telah diajarkan dalam Agama Islam yang sudah proporsional.  Adapun metode penafsiran yang relevan untuk pembahasan ini adalah metode penafsiran kontekstual milik Abdullah Saeed, yang menawarkan aplikasi penafsiran yang sesuai dengan konteks kekinian. Dari penelitian inilah penulis menemukan bahwa Al-Qur’an telah memberikan tawaran solusi yang arif dan bijak untuk menghadapi perempuan  yang melakukan nusyu>z dan syiqa>q, dengan ketentuan yang diuraikan dalam QS. Al-Nisa>’ [4] ayat 34 dan 35, yaitu beberapa tahapan solusi yang harus dilakukan dalam menghadapi perempuan nusyu>z dan syiqa>q, yaitu memberikan nasihat yang baik serta melakukan tindakan-tindakan persuasif (فَعِظُوهُنَّ), selanjutnya pisah ranjang (وَاهْجُرُوهُنَّ فِي الْمَضَاجِعِ), yang dimaksudkan adalah menghentikan hubungan seksual sementara waktu sehingga membuat istrinya jera dan merasa bersalah. Dan sebagai langkah terakhir adalah memukul ( وَاضْرِبُوهُنَّ ), sebagai suatu langkah-langkah fisikal dan dengan ketentuan tidak menyakitkan dan tidak berbekas. Namun, jika keduanya tetap berselisih maka perlu h}akam (h}akamain), yang berfungsi sebagai pemdamai di antara keduanya. Maksud dari keseluruhan ayat tentang nusyu>z dan syiqa>q ini adalah bahwa pada hakikatnya ajaran yang terkandung dalam Al-Qur’an adalah kedamaian dan kasih-sayang, yang menjadi perwujudan dari ajaran Islam Rahmatan lil "alamin

Keywords


perempuan, paradoksal, patriarki, feminis, nusyu>z, syiqa>q, keluarga, harmonis, kedamaian dan kasih-sayang.

Full Text: PDF (Bahasa Indonesia)

DOI: 10.21043/hermeneutik.v11i1.4545

How To Cite This :

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 HERMENEUTIK

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.