Open Journal Systems

Konstruk Metodologi Tafsir Modern: Telaah Terhadap Tafsir Al-Manar, Al-Maraghi, dan Al-Misbah

Sakirman Sakirman

Abstract

Kajian  tentang al-Qur`an dalam khazanah intelektual Islam tidak pernah  usai. Setiap generasi memiliki tangung jawab masing-masing untuk menyegarkan kembali kajian sebelumnya, yang di anggap out date. Kemunculan metode tafsir kontemporer diantaranya dipicu oleh kekhawatiaran yang akan ditimbulkan ketika penafsiran al-Qur`an dilakukan secara tekstual, dengan mengabaikan situasi dan latarbelakang turunnya suatu ayat sebagai data sejarah yang penting. Metode tafsir modern adalah metode penafsiran al-Qur`an yang menjadikan problem kemanusiaan yang ada sebagai semangat penafsirannya. Persoalan yang muncul dikaji dan dianalisis dengan berbagai pendekatan yang sesuai dengan problem yang sedang dihadapinya serta sebab-sebab yang melatar belakanginya. merujuk pada temuan ulam kontemporer, yang dianut sebagian pakar al-Qur`an  pemilahan metode tafsir al-Qur`an kepada empat metode (1). Ijmali (global) (2). Tahlili (analis) (3). Muqarin (perbandingan) (4). Maudlu`i (tematik), ditambah satu metode lagi, yaitu metode kontekstual (menafsirkan al-Qur`an berlandaskan pertimbangan latar belakang sejarah, sosiologi, budaya, adat istiadat, dan pranata-pranata yang berlaku dan berkembang dalam masyarakat Arab sebelum dan sesudah turunnya al-Qur`an termasuk dalam kategori tafsir modern.

Keywords


Tafsir Modern, Al-Manar, Al-Maraghi, Dan Al-Misbah

References


Al-Qaṭṭān, M. (n.d.). Mabāḥiṡ fī “Ulūm al-Qur”ān. Mansyūrāt al-‘Aṣr al-Ḥadīṡ.

Athaillah, A. (2006). Rasyid Ridha; Konsep Teologi Rasional alam Tafsir al-Manar. Jakarta: Erlangga.

Baidan, N. (1999). Tafsir bi al-Ra’yi: Upaya Penggalian Konsep Wanita dalam al-Qur’an. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Fachruddin, F. (2002). Hermeneutika Qur`an. Yogyakarta: Qakam.

Ichwan, M. N. (n.d.). Belajar Al-Qur`an; Menyingkap Khazanah Ilmu-ilmu al-Qur`an Melalui Pendekatan Historis-Metodologis. Semarang: Rasail.

Maraghi, A. M. Al. (n.d.). Tafsir AL Maraghi. Mesir: Musthafa Babi al-Halabi.

Muchlas, I. (2003). Metode Penafsiran Al-Qur`an. Malang: UMM Press.

Nashruddin, B. (2000). Rekonstruksi Ilmu Tafsir. Bandung: PT Dana Bhakti Prima Yasa.

Nata, A. (2012). Metodologi Studi Islam. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Rosihan, A. (2001). Samudera Al-Qur`an. Bandung: CV Pustaka Setia.

Saleh, A. S. (2012). Melacak Metodologi tafsir Al-Qur`an, 6(12).

Shihab, M. Q. (1994). Studi Kritis Tafsir Al-Manar. Bandung: Pustaka Hidayah.

Shihab, M. Q. (1995). Membumikan al-Quran: Fungsi dan Peran Wahyu dalam Kehidupan Masyarakat. Bandung: Mizan.

Shihab, M. Q. (2012). Tafsir al-Mishbah: Pesan, Kesan, dan Keserasian al-Quran Vol 2. Jakarta: Lentera Hati.

Tim Penyusun MKD IAIN Sunan Ampel Surabaya. (2012). Pengantar Studi Islam. Surabaya: IAIN Sunan Ampel Press.

Ulamai, H. A. (2010). Metode Tematik Memahami Hadis Nabi SAW,. Semarang: Puslit IAIN Walisongo.


Full Text: PDF

DOI: 10.21043/hermeneutik.v10i2.3912

How To Cite This :

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 HERMENEUTIK

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.