Open Journal Systems

Pembentukan Komunitas Dalam Penguatan Karakter Kebangsaan Berbasis Moderasi Beragama Bagi Mahasiswa Di Kabupaten Kudus

Saiful Mujab, Henry Setya Budhi, Nita Alfiya

Abstract

Program Pembentukan Komunitas dalam Penguatan Karakter Kebangsaan Berbasis Moderasi Beragama bagi Mahasiswa di Kabupaten Kudus bertujuan untuk membentuk ruang partisipatif dan berkelanjutan yang mendorong mahasiswa dari berbagai latar belakang untuk memahami, mempraktikkan, dan menyebarluaskan nilai-nilai moderasi beragama dan karakter kebangsaan. Metode yang digunakan dalam program ini adalah pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) yang berfokus pada identifikasi dan pemanfaatan aset lokal—baik individu, institusi, maupun nilai budaya—yang relevan dengan penguatan toleransi dan harmoni sosial. Kegiatan dilakukan melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, diskusi lintas agama, kampanye digital, serta pengabdian masyarakat yang melibatkan mahasiswa dari Universitas Muria Kudus (UMK), Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU), dan ITEKES Kudus. Hasil utama dari kegiatan ini adalah terbentuknya Komunitas Moderasi Beragama sebagai wadah berkelanjutan bagi mahasiswa untuk berdialog, berkegiatan sosial, dan menyuarakan nilai-nilai kebangsaan secara inklusif. Komunitas ini berhasil menyelenggarakan berbagai forum diskusi rutin, kampanye toleransi di media sosial, serta menjalin kolaborasi dengan tokoh agama dan masyarakat desa sekitar. Temuan menunjukkan bahwa pendekatan ABCD efektif dalam mendorong kepemimpinan mahasiswa dan memperkuat peran kampus sebagai pusat penguatan nilai-nilai moderasi dan kebangsaan. Rekomendasi dari kegiatan ini adalah perlunya replikasi dan dukungan institusional dari kampus dan pemerintah daerah agar komunitas serupa dapat berkembang di wilayah lain secara berkelanjutan

References


Ali, Z. Z. (2021). Kuliah Pengabdian Masyarakat Dari Rumah Berbasis Moderasi Beragama. DEDIKASI: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 175–188.

Fahri, M., & Zainuri, A. (2019). Moderasi Beragama di Indonesia. Intizar, 25(2). https://doi.org/https://doi.org/10.19109/intizar.v25i2.5640

Firdaus, M. R. (2023). Peran Komunitas Arus Informasi Santri Nusantara Dalam Implementasi Moderasi Beragama Di Media Sosial. Journal of Islamic Management, 3(1), 48–65.

Green, G. P., & Haines, A. (2015). Asset building & community development. Sage publications.

Hardiyanto, S., Fahmi, K., Wahyuni, W., Adhani, A., & Pahlevi Hidayat, F. (2023). Kampanye Moderasi Beragama di Era Digital Sebagai Upaya Preventif Millenial Mereduksi Kasus Intoleransi di Indonesia. Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial. https://doi.org/10.33506/jn.v8i2.1933

Hasan, M. (2021). Prinsip Moderasi Beragama Dalam Kehidupan Berbangsa. Jurnal Mubtadiin, 7(2).

Kementerian Agama RI. (2019). Moderasi Beragama. Badan Litbang dan Diklat Kementrian Agama RI.

Kretzmann, J. P., & McKnight, J. L. (1993). Building Communities from the Inside Out: A Path Toward Finding and Mobilizing a Community’s Assets. ACTA Publications.

Krismiyanto, A., & Kii, R. I. (2023). Membangun Harmoni Dan Dialog Antar Agama Dalam Masyarakat Multikultural. Jurnal Review Pendidikan Dan Pengajaran (JRPP), 6(3), 238–244.

Mahpudz, A., Palimbong, A., & Lande, A. (2020). Menguatkan Nilai Toleransi Mahasiswa Untuk Meneguhkan Jatidiri Sebagai Warga Negara Di Era Global. Journal of Civics and Moral Studies, 5(2), 22–32.

Mathie, A., & Cunningham, G. (2003). From clients to citizens: Asset-based community development as a strategy for community-driven development. Development in Practice, 13(5), 474–486. https://doi.org/https://doi.org/10.1080/0961452032000125857

Mujab, S., Hernawati, S., & Ekaningrum, I. R. (2023). Implementasi Pendidikan Karakter Kebangsaan Di Pesantren Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri. IDRIS: InDonesian Journal of Islamic Studies, 1(1), 85–106.

Ningsih, A. S., & Hurairah, J. (2024). Peran Pendidikan Islam Dalam Melawan Radikalisme Melalui Moderasi Beragama. Al-Abshor: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 1(3), 107–116.

Nur, D. M., & Farohi, A. (2019). Pengaruh dan Relevansi Gusjigang bagi Peradaban Islam di Kudus. IJTIMAIYA: Journal of Social Science Teaching, 3(1).

Putri, S. N. A., & Fadlullah, M. E. (2022). Wasathiyah (Moderasi Beragama) Dalam Perspektif Quraish Shihab. INCARE, International Journal of Educational Resources, 3(1), 66–80.

Rahmah, L. A., & Amaludin, A. (2021). Penerapan Interaksi Sosial Antar Masyarakat Melalui Moderasi Beragama Dan Sikap Toleransi di Desa Gentasari Kecamatan Kroya Kabupaten Cilacap. To Maega: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(3), 341–350.

Rasyid, A. F., & Rakhmat, A. T. (2023). Peran Pemuda Muhammadiyah Dalam Membangun Moderasi Beragama. Khazanah Multidisiplin, 4(1), 190–204.

Romlah, L. S., Purnama, R., & Khofipah, N. (2022). Peran Moderasi Beragama Pada Komunitas Seni Taman Suropati Jakarta. Socio Religia, 3(1).

Salamah, N., Nugroho, M. A., & Nugroho, P. (2020). Upaya menyemai moderasi beragama mahasiswa IAIN Kudus melalui paradigma ilmu Islam terapan. Quality, 8(2), 269–290.

Santiawan, I. N., & Warta, I. N. (2021). Dialog Lintas Iman Sebagai Upaya Memperkuat Moderasi Beragama. Widya Aksara: Jurnal Agama Hindu, 26(1), 102–110.

Saragih, J. R. P., Novalina, M., & Pakiding, H. (2021). Menggaungkan Moderasi Beragama melalui Media Sosial. Prosiding Pelita Bangsa, 1(2), 166–174.

Wekke, I. S. (2016). Harmoni sosial dalam keberagaman dan keberagamaan masyarakat minoritas Muslim Papua Barat. KALAM.


Full Text: PDF

DOI: 10.21043/cdjpmi.v8i2.31904

How To Cite This :

Refbacks

  • There are currently no refbacks.