TELAH PEMIKIRAN AL-GHAZALI TENTANG FILSAFAT
Abstract
Artikel ini menyajikan uraian-uraian tentang pemikiran filsafat al-Ghazali. Mencakup di dalamnya tentang fase-fase perkembangan intelektual dan pemikiran al-Ghazali mulai dari Thus dan pengembaraannya ke berbagai negara sampai kembali ke Thus lagi, serta karya-karya yang dihasilkan dalam pengembaraannya. Pengalaman intelektual dan spiritual pengembaraannya dituangkan dalam karya otobiografinya dalam kitab al-Munqidz min al-Dlalal. Di antara penilaian al-Ghazali tentang filosof, dalam dalam al-Munqidz: Pertama, pengikut ateisme (al-Dahriyyun); kelompok ini merupkan golongan filosof yang mengingkari Tuhan yang mengatur alam ini dan menentang keberadaan- Nya. Kedua, Pengikut faham naturalisme (al-Thabiiyyun); mereka merupakan golongan filosof yang setelah sekian lama meneliti keajaiban hewan dan tumbuh-tumbuhan (alam atau thabiah) dan menyaksikan tanta-tanda kekuasaan Tuhan. Ketiga, penganut filsafat Ketuhanan (ilahiyyun); mereka adalah golongan filosof yang percaya kepada Tuhan, mereka para filosof Yunani seperti Socrates, Plato dan Aristoteles, serta orang-orang yang mengekor pada pemikiran mereka. Artikel ini juga mengeksplor tentang kritikan tajam al- Ghazali tentang filsafat dan para filosof Yunani dan Muslim, di mana al-Farabi dan Ibnu Sina dikafirkan oleh al-Ghazali karena pemikirannya tentang keabadiaan alam. Pembahasan yang tak kalah menarik tentang al-Ghazali tentang fisika dan metafisika. Pemikiran metafisika, yang dibangun oleh al-Ghazali tidak bisa lepas dengan masalah ketuhanan (ilahiyyat), dan al-Ghazali dalam masalah ketuhanan, dia banyak mengikuti dan membentengi aliran Asyariyah.
Kata Kunci: Al-Ghazali, Pemikiran, Filsafat, Metafisika
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
A. Khudori Soleh, Wacara Baru Filsafat Islam, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2004.
A. Mustofa, Filsafat Islam, Bandung: Pustaka Setia, 1997, hlm. Abu Bakar Abdurrazak, Inilah Kebenaran; Puncak Hujjah al-
Ghazali untuk Para Pencari Kebenaran, terj. Khaeron
Sirin, Jakarta: Penerbit Iiman, 2003.
Ahmad Daudy, Kuliah Filsafat Islam, Jakarta: Bulan Bintang,
A-Ghazali, Abu Hamid, al-Iqtishad fi al-Itiqad, .
-------------, Maqashid al-Falasifat, Beirut: Dar al-Kutub al- Ilmiyah, 2002.
-------------, Tahafut al-Falasifah, Kairo: Dar al-Maarif, 1972.
-------------, Abu Hamid, Mukasyafatul Qulub, Kairo: Maktabah al-Taufiqiyah, tth., 3.
-------------, Ihya Ulumuddin, Pendahuluan Juz I, Kairo: Maktabah al-Iman Li al-Nasyr wa al-Tauszi, 1996.
Dedi Supriyadi, Pengantar Filsafat Islam; Konsep, Filosof dan
Ajarannya, Bandung: Pustaka Setia, 2009.
Hasyimsyah Nasution, MA, Filsafat Islam, Gaya Media Pratama, Jakarta: 2002.
Ibrahim Madkour, Fi al-Falsafah Islamiyyah: Manhaj wa Tathbiq, terj. Yudian Wahyudi Asmin, Jakarta: Bumi Aksara, cet. III, 2004.
Massimo Campanini, dalam Ensiklopedi Tematis Filsafat Islam, (Buku Pertama), Bandung: Mizan, 2003.
Poerwantana, dkk, Seluk Beluk Filsafat Islam, (Bandung: CV ROSDA, 1988).
Sayyed Hossein Nasr, Ensiklopedi Tematis Filsafat Islam, Bandung: Mizan, 2003.
Sirajuddin Zar, Filsafat Islam: Filosof dan Filsafatnya. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2004.
Sirajuddin Zar, Filsafat Islam: Filosof dan Filsafatnya, Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2004.
Yunasril Ali, Perkembangan Pemikiran Falsafi Dalam Islam,
Bumi Aksara, Jakarta: 1991, Cet. I.
Zainal Abidin Ahmad, Riwayat Hidup Al-Ghazali, Jakarta: Bulan
Bintang, 1975.
Zurkani Jahja, Teologi al-Ghazali; Pendekatan Metodologi,
Yogyakara: Pustaka Pelajar, 2009.
DOI: http://dx.doi.org/10.21043/fikrah.v2i1.551
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c)







