Tanggung Jawab Negara Terhadap Pencemaran Laut dari Limbah Buangan PLTU di Kawasan Pesisir Pantai

Muhammad Mutawalli

Abstract


This study aims to determine how the environmental legal arrangements regarding state responsibility for marine pollution from wastewater discharged PLTU (power plant steam) in the coastal area and how the forms of state responsibility for marine pollution from liquid waste discharged PLTU in coastal areas. This type of research is normative legal research using legal material collection techniques through library research methods that are analyzed descriptively qualitatively. The results of this study are by implementing programs made by the government such as in the case of the IPLC program, PROPER, and the government to supervise, monitor, and carry out unannounced visits to companies. As IPLC is a liquid waste disposal permit aimed at business or industrial activities that use water sources as a place to dispose of liquid waste from the results of its business activities. Not only that to prevent and deal with industrial waste, the government must play an active role both through legislation. The government must intensify sustainable development, that is sustainable development with the meaning of development that is forward-looking with a view to being able to be used by present and future generations.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaturan hukum lingkungan tentang tanggung jawab negara atas pencemaran laut dari limbah cair buangan PLTU dikawasan pesisir pantai dan bagaimana bentuk-bentuk tanggung jawab negara atas pencemaran laut dari limbah cair buangan PLTU dikawasan pesisir pantai. Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum normatif dengan menggunakan teknik pengumpulan bahan hukum melalui metode penelitian pustaka yang dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini yaitu dengan menerapkan program yang dibuat oleh pemerintah seperti dalam hal program IPLC, PROPER, dan melakukan pengawasan, monitoring, maupun melakukan inspeksi mendadak ke perusahaan. IPLC adalah sebuah izin pembuangan limbah cair yang ditujukan pada kegiatan usaha atau industri yang menggunakan sumber-sumber air sebagai tempat pembuangan limbah cair dari hasil kegiatan usahanya. pemerintah harus berperan aktif baik melalui perundang-undangan. Pemerintah harus menggiatkan pembangunan berkonsep sustainable development yaitu pembangunan yang berwawasan ke depan dengan maksud agar mampu dimanfaatkan oleh generasi yang akan datang.


Keywords


State; PLTU Liquid Waste; Coastal Area

References


Buku-buku

Agoes Soegianto. (2010). Ilmu Lingkungan, Sarana Menuju Masyarakat Berkelanjutan. Surabaya: Airlangga University Press.

Lukmanul Hakim, (2010). Kedudukan Hukum Komisi Negara di Indonesia; Eksistensi Komisi-komisi Negara (State Auxiliary Agency) Sebagai Organ Negara yang Mandiri Dalam Sistem Ketatanegaraan, Program Pasca Sarjana Universitas Brawijaya Malang, Puskasi Universitas Widyagama malang dan Setara Press (Kelompok Penerbit Intrans), Malang.

N.H.T. Siahaan. (2009). Hukum Lingkungan, Pancuran Alam. Jakarta.

Pandji Santosa. (2008). Administrasi Publik: Teori dan Aplikasi Good Governance, Refrika Adifama. Bandung.

Peter Mahmud Marzuki. (2010). Penelitian Hukum. Kencana Prenada. Jakarta.

Supriadi. (2008). Hukum Lingkungan di Indonesia. Sinar Grafika. Jakarta.

Jurnal-Jurnal

Affila, Afnila, Rafiqoh Lubis, (2019). "Penegakan Hukum Administratif Oleh Dinas Lingkungan Hidup Dalam Pencegahan Pencemaran dan Perusakan Lingkungan Hidup", Jurnal Bina Hukum Lingkungan, P-ISSN 2541-2353, E-ISSN 2541-531X Volume 3, Nomor 2, April. DOI: 10.24970/jbhl.v3n2.11.

Bambang Pramudyanto. (2014). "Pengendalian Pencemaran Dan Kerusakan Di Wilayah Pesisir", Jurnal Lingkar Widyaiswara (www.juliwi.com) Edisi 1 No. 4, Oktober – Desember, p.21 – 40 ISSN: 2355-4118.

Evi Purnama Wati,”Perlindungan Dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Dalam Pembangunan Yang Berkelanjutan”, Jurnal Bina Hukum Lingkungan, P-ISSN 2541-2353, E-ISSN 2541-531X Volume 3, Nomor 1, Oktober 2018 DOI: 10.24970/jbhl.v3n1.9

Helmi, “Kedudukan Izin Lingkungan Dalam Sistem Perizinan Di Indonesia”, Jurnal Ilmu Hukum VOLUME2 No. 1 Agustus 2011.

Ima Maghfiro, M. Saleh Soeaidy, M.Rozikin, "Analisis Peran Pemerintah Dalam Mengatasi Limbah Industri Pabrik Gula Tjoekir", Jurnal Administrasi Publik (JAP,) Vol.1, No.3

Jumali, Nurul Farhan,et.al. "Peran Pemerintah Daerah Dalam Mengoptimalisasi Penanganan Pencemaran Lingkungan Di Wilayah Pesisir Kota Batam", Jurnal Selat, Volume. 5 Nomor. 1, Oktober 2017. Open Access at: http://ojs.umrah.ac.id/index.php/selat.

Purniawati, Kasana dan Rodiah. “Good Environmental Governance In Indonesia (Perspective of Environmental Protection And Management” The Indonesian Journal of International Clinical Legal Education.DOI: 10.15294/ijicle.v2i1.37328.https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/iccle 2020

Rachmad Safaat, Dwi Yono, “Peran Negara Dalam Pengelolaan Sumber Daya Kelautan Berbasis Kearifan Lokal Untuk Kesejahteraan Yang Berkeadilan”, Legality, ISSN: 2549-4600, Vol.25, No.1, Maret 2017-Agustus 2017.

Resdianto Willem, "Pemanfaatan Ruang Pesisir Dan Laut Yang Berkeadilan", Jurnal Bina Hukum Lingkungan, P-ISSN 2541-2353, E-ISSN 2541-531X Volume 2, Nomor 2, April 2018 DOI: 10.24970/jbhl.v2n2.13.

Ridwan Lasabuda, "Pembangunan Wilayah Pesisir Dan Lautan Dalam Perspektif Negara Kepulauan Republik Indonesia", Jurnal Ilmiah Platax, Vo. l1 No. 2, 2013.

Supriyato, "Strategi Pengendalian Kerusakan dan Pencemarankawasan Pesisir Pantai", Jurnal Saintek Maritim, Vol. XVI Nomor 2, Maret 2017.

Theo Alif Sabubu, “Pengaturan Pembangkit ListrikTenaga Uap Batubara Di Indonesia Prespektif Hak Atas Lingkungan Yang Baik Dan Sehat”, Jurnal Lex Renaissance No. 1 Vol. 5 Januari 2020.

Yoshua Hamonangan Sihombing, “Optimalisasi Hukum laut nasional untuk Pengembangan Potensi sumber daya Perikanan di Indonesia”, Jurnal Hukum Lingkungan, Vol. 3 Issue 2, Maret 2017




DOI: http://dx.doi.org/10.21043/yudisia.v12i1.9341

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 YUDISIA : Jurnal Pemikiran Hukum dan Hukum Islam

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Hasil gambar untuk morarefImage result for isjdHasil gambar untuk google scholarHasil gambar untuk sinta dikti    

Address: Yudisia Research Center, Department of Islamic Family Law, Sharia Faculty, IAIN Kudus; Jl. Conge Ngembalrejo, Ngembal Rejo, Ngembalrejo, Kec. Bae, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah 59322


Yudisia : Jurnal Pemikiran Hukum dan Hukum Islam by Program Studi Hukum Keluarga Islam (Ahwal Syakhshiyah) Fakultas Syariah IAIN Kudus is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.