Dealing With Radical Islamic Movements and Their Militias: The Policies of Peaceful Cultural Coexistence in Surakarta During 2014–2024
Abstract
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Abdullah, K. (2022). Navigating against Salafi-Wahabi expansion in Malaysia: The role of state and society. Studia Islamika, 29(1), 1–29. https://doi.org/10.36712/sdi.v29i1.25213
Abidi, A. (2016). Teachings to maintain coexistence in a plural society: An Indian perspective with reference to Hinduism and Islam. International Journal of Advanced Research, 4(04), 104–110. https://doi.org/10.21474/IJAR01/302
Ahmalia, A. F., Fitriyah, & Sardini, N. H. (2024). Modal sosial dalam kepemimpinan Walikota Surakarta Gibran Rakabuming Raka: Studi politik dinasti. Journal of Political and Government Studies, 13(2), 475–489. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jpgs/article/view/43559
Alsuci, E. M., & Hermawan, Y. (2021). Peran Solo Bersimfoni dalam implementasi pendidikan karakter generasi Z di Kota Surakarta. Jurnal Pendidikan Karakter, 12(2), 197–208. https://doi.org/10.21831/jpka.v12i2.42907
Aumer-Ryan, K., Hatfield, E. C., & Frey, R. (2007). Examining equity theory across cultures. Interpersona: An International Journal on Personal Relationships, 1(1), 61–75. https://doi.org/10.5964/ijpr.v1i1.5
Azhari, S., & Hasan, H. (2021). Indeks kota toleran (IKT) Tahun 2020 (I. Yosarie, Ed.). SETARA Institute for Democracy and Peace.
Azra, A. (2019). Cultural pluralism in Indonesia: Continuous reinventing of Indonesian Islam in local, national, and global contexts. Asia-Pacific Journal on Religion and Society, 2(2), 56–60. https://doi.org/10.24014/apjrs.v2i2.6399
Badi’ati, A. Q. (2020). Santri, jihad, dan radikalisme beragama: Implikasi atas penafsiran ayat jihad.. Kodifikasia, 14(1), 21–42. https://doi.org/10.21154/kodifikasia.v14i1.1802
Baidhawy, Z. (2018). Dinamika radikalisme dan konflik bersentimen keagamaan di Surakarta. Ri’ayah: Jurnal Sosial dan Keagamaan, 3(02), 43–68. https://e-journal.metrouniv.ac.id/index.php/riayah/article/view/1319
Barth, F. (1998). Ethnic groups and boundaries: The social organization of cultural differences. Waveland Press.
Bazher, N. M. (2020). Dinamika terbentuknya wilayah Kampung Arab di Surakarta. Arsitektura: Jurnal Ilmiah Arsitektur dan Lingkungan Binaan, 18(2), 249–264. https://doi.org/10.20961/arst.v18i2.43363
Belfiore, E., Hadley, S., Heidelberg, B. M., & Rosenstein, C. (2023). Cultural democracy, cultural equity, and cultural policy: Perspectives from the UK and USA. The Journal of Arts Management, Law, and Society, 53(3), 157–168. https://doi.org/10.1080/10632921.2023.2223537
Bramantyo. (2012). Jokowi langsung datangi korban penyerangan bentrokan. Okezone
Bruggen, M. P. van, & Wassing, R. S. (1998). Djokja en Solo: Beeld van de vorstensteden. Asia Maior.
Budiman, A., Taufiq, O. H., & Nurholis, E. (2022). Ancaman intoleransi terhadap dasar negara Pancasila dan implikasinya terhadap ketahanan ideologi wilayah (Studi di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Periode 2019-2020). Jurnal Ketahanan Nasional, 28(3). https://doi.org/10.22146/jkn.61332
Dinas Pendidikan, P. K. S. (2024a, January 2). Kode etik pegawai aparatur sipil negara di lingkungan dinas pendidikan Kota Surakarta. Pemerintah Kota Surakarta Dinas Pendidikan. https://jdih.surakarta.go.id/dokumen-hukum/view-prd/view?id=6k598vwlj3dqz58kbz2aerx4gpyo7b
Dinas Pendidikan, P. K. S. (2024b, September 2). Penetapan panitia dan juri pembinaan minat, bakat, dan kreativitas siswa di satuan pendidikan dasar dalam bentuk kegiatan lomba mata pelajaran dan seni Islam Kota Surakarta Tahun 2024. Pemerintah Kota Surakarta Dinas Pendidikan. https://jdih.surakarta.go.id/dokumen-hukum/view-prd/view?id=6k598vwlj3dqz58kbz2aerx4gpyo7b
Dinas Pendidikan, P. K. S. (2024c, September 2). Penetapan panitia dan juri pembinaan minat, bakat, dan kreativitas siswa di satuan pendidikan dasar dalam bentuk kegiatan lomba mata pelajaran dan seni Katolik Kota Surakarta Tahun 2024. Pemerintah Kota Surakarta Dinas Pendidikan. https://jdih.surakarta.go.id/dokumen-hukum/view-prd/view?id=6k598vwlj3dqz58kbz2aerx4gpyo7b
Dinas Pendidikan, P. K. S. (2024d, September 2). Penetapan panitia dan juri pembinaan minat, bakat, dan kreativitas siswa di satuan pendidikan dasar dalam bentuk kegiatan lomba mata pelajaran dan seni Kristen Kota Surakarta Tahun 2024. Pemerintah Kota Surakarta Dinas Pendidikan. https://jdih.surakarta.go.id/dokumen-hukum/view-prd/view?id=6k598vwlj3dqz58kbz2aerx4gpyo7b
Dinas Sosial, P. K. S. (2024, January 3). Kode etik pegawai aparatur sipil negara pada dinas sosial Kota Surakarta Tahun 2024. Pemerintah Kota Surakarta Dinas Sosial. https://jdih.surakarta.go.id/dokumen-hukum/view-prd/view?id=5d6lj2q8brgoz2236zyxv4k9ewap37
Diop, M. (2007). The role and place of mayors in the process of decentralization and municipal management in Senegal. In D. Eyoh & R. Stren (Eds.), Decentralization and the politics of urban development in West Africa. Woodrow Wilson International Center for Scholars.
Elanissan, F. D., Astuti, W., & Mukaromah, H. (2022). Jayengan Kampung Permata (JKP) sebagai bagian dari program wisata kampung tematik di Surakarta. Desa-Kota: Jurnal Perencanaan Wilayah, Kota, dan Permukiman, 4(1), 38–52. https://doi.org/10.20961/desa-kota.v4i1.50747.38-52
Eriksen, T. H., & Jakoubek, M. (2018). Introduction: Ethnic groups, boundaries, and beyond. In Ethnic groups and boundaries Today: A legacy of fifty years. Routledge.
Fandi, F. R. (2011). Analisis yuridis terhadap tindak pidana kekerasan yang dilakukan bersama-sama yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang. Universitas Sebelas Maret.
Ferdhi, G., Dja’far, A. M., & Irawan, A. (with Nisa, N.). (2015). Laporan tahunan kemerdekaan beragama/berkeyakinan (KBB) di Indonesia: Utang warisan tak kunjung terlunasi. The Wahid Institute. https://media.neliti.com/media/publications/45149-ID-laporan-kebebasan-beragama-dan-berkeyakinan-kbb-2015.pdf
Fuaduddin. (2017). Pondok pesantren Islam Al-Mukmin Ngruki: Studi tentang faham keagamaan salafi. Edukasi: Jurnal Penelitian Pendidikan Agama dan Keagamaan, 3(2). https://doi.org/10.32729/edukasi.v3i2.214
Geertz, C. (1976). The religion of Java. University of Chicago Press.
Hasyim, F., & Junaidi, J. (2023). Penguatan moderasi beragama sebagai upaya pencegahan radikalisme dan intoleransi pelajar di Karesidenan Surakarta. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia, 6(1), 1–12. https://doi.org/10.36722/jpm.v6i1.2141
Ibrahim, J. (2024). Kriminalitas, hegemoni, dan politik: Premanisme di Yogyakarta pada masa Orde Baru. Jurnal Kawistara, 14(1), 18. https://doi.org/10.22146/kawistara.73479
Istianah, A., Maftuh, B., & Malihah, E. (2023). Konsep sekolah damai: Harmonisasi profil pelajar Pancasila dalam implementasi kurikulum merdeka belajar. Journal of Education and Development, 11(3), 333–342. https://doi.org/10.37081/ed.v11i3.5048
Jakoubek, M. (2022). A breakthrough of ethnic groups and boundaries – reality or a myth? (On amnesia in ethnicity studies). Ethnicities, 22(2), 177–195. https://doi.org/10.1177/14687968211047052
Kelurahan Bumi, K. L. (2024, February 29). Forum silaturahmi tokoh agama Kelurahan Bumi Kecamatan Laweyan Kota Surakarta Periode 2024-2027. Pemerintah Kota Surakarta Kecamatan Laweyan Kelurahan Bumi. https://jdih.surakarta.go.id/dokumen-hukum/view-prd/view?id=4kvd6lexgq7rzj6pwnbpa25wo8y9j3
Kuntowijoyo. (2000, July 27). Harmony as ideology: Politics among the Dutch community in Solo 1900 – 1915. The 16th IAHA Conference. https://share.google/4cxxw1d1gHfhzJaNL
Lestari, S. (2016, February 22). Sikap intoleran “kian meluas” di masyarakat Indonesia. BBC News Indonesia. https://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2016/02/160222_indonesia_intoleransi
Lin, C. (2020). Understanding cultural diversity and diverse identities. In Quality education (pp. 929–938). Springer, Cham. https://doi.org/10.1007/978-3-319-95870-5_37
Marfiando, B. (2020). Pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) ditinjau dari kebebasan berserikat. Jurnal Ilmu Kepolisian, 14(2), 13–13. https://doi.org/10.35879/jik.v14i2.253
Marwoto, B. D. (2020). Polresta Surakarta siap tindak tegas aksi intoleran dan premanisme. ANTARA Jateng. https://jateng.antaranews.com/berita/328838/polresta-surakarta-siap-tindak-tegas-aksi-intoleran-dan-premanisme
Mufidah, M., Hejazziey, D., & Sari, N. Y. (2021). Kontroversi perda berbasis syariah dalam otonomi daerah di Indonesia. SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i, 8(5), 1261–1272. https://doi.org/10.15408/sjsbs.v8i5.22425
Mulyadi, M. H. (2004). Sejarah peranan dan potensi masyarakat etnis Tionghoa di Surakarta. Kalimatun Sawa’, 2(2), 32.
Nuraini, P. (2023). Pengambilalihan kekuasaan Kabinet Sjahrir oleh Persatuan Perjuangan pada 3 Juli 1946. Siginjai: Jurnal Sejarah, 3(1), 39–49. https://doi.org/10.22437/js.v3i1.24509
Pelu, M.-, & Purwanta, H. (2020). Pasang-surut relasi Tionghoa–Jawa di Surakarta: Studi kasus etnis Tionghoa di Kampung Balong. Patanjala Jurnal Penelitian Sejarah Dan Budaya, 12(1), 19. https://doi.org/10.30959/patanjala.v12i1.539
Prabowo. (2021, February 26). Bawa samurai, sekelompok orang diduga laskar lakukan penganiayaan dan pengrusakan di 4 TKP di Solo. Joglosemar News. https://joglosemarnews.com/2021/02/bawa-samurai-sekelompok-orang-diduga-laskar-lakukan-penganiayaan-dan-pengrusakan-di-4-tkp-di-solo/
Pradewi, A., Agung, L., & Kurniawan, D. A. (2019). Peran zending dalam pendidikan di Surakarta tahun 1910–1942 dan relevansinya dengan materi sejarah pendidikan. Journal Candi, 19(2). https://share.google/NWsYJvfJAPKARW4qK
Prasadana, M. A. F., & Gunawan, H. (2019). Keruntuhan birokrasi tradisional di Kasunanan Surakarta. Handep: Jurnal Sejarah Dan Budaya, 2(2), 187–200. https://doi.org/10.33652/handep.v2i2.36
Purwanta, H., & Pelu, M. (2024). Batik craft innovation and its influence in Central Java. The World of the Orient, 2024(4). https://doi.org/10.15407/orientw2024.04.119
Putro, Y. A., Atmaja, H. T., & Sodiq, I. (2017). Konflik rasial antara etnis Tionghoa dengan pribumi Jawa di Surakarta Tahun (Pt. 66–74). Journal of Indonesian History, 6(1). https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jih
Rachmad, Y. E. (2024). Harmonious coexistence theory. https://doi.org/10.17605/OSF.IO/QV3J9
Ricky, M. (2014, June 15). CFD Solo: JAT dan LUIS klaim minuman keras penyebab bentrok. Solopos. https://solopos.espos.id/cfd-solo-jat-dan-luis-klaim-minuman-keras-penyebab-bentrok-513447
Ricky, M., & Hartono, R. (2014, June 17). CFD Solo: SCS sebut korban trauma, JAT tak tahu pelaku pemukulan. Solopos. https://solopos.espos.id/cfd-solo-scs-sebut-korban-trauma-jat-tak-tahu-pelaku-pemukulan-513750
Ryanthie, S. (2024, July 7). Gibran parkir mobil dinas di Solo Paragon Mall usai kontroversi Festival Kuliner Pecinan Nusantara Tempo.Co. https://www.tempo.co/politik/gibran-parkir-mobil-dinas-di-solo-paragon-mall-usai-kontroversi-festival-kuliner-pecinan-nusantara--42388
Sariyatun. (2005). Usaha batik masyarakat Cina di Vorstenlanden Surakarta awal abad XX. Sebelas Maret University Press. https://search.library.wisc.edu/catalog/9910037713302121
Satriawan, Y. (2021, June 29). AAksi intoleransi sejumlah anak di Solo, peringatan perlunya pembenahan pendidikan. VOA Indonesia. https://www.voaindonesia.com/a/aksi-intoleransi-sejumlah-anak-di-solo-peringatan-perlunya-pembenahan-pendidikan/5946466.html
Satterthwaite, D. (2009). What role for mayors in good city governance? Environment and Urbanization, 21(1), 3–17. https://doi.org/10.1177/0956247809103505
Selestinus, P. (2020, September 8). Keluarga Habib Asegaf Al-Jufri diserang kelompok intoleran, Petrus: Tangkap! JPPN.Com. https://www.jpnn.com/news/keluarga-habib-asegaf-al-jufri-diserang-kelompok-intoleran-petrus-tangkap
Selestinus, P. (2020, August 9). Negara tidak boleh berpangku tangan hadapi kasus kekerasan di Solo. Tribunnews.com. https://www.tribunnews.com/tribunners/2020/08/09/negara-tidak-boleh-berpangku-tangan-hadapi-kasus-kekerasan-di-solo
SETARA Institute. (2016). Ringkasan eksekutif indeks kota toleran (Ikt) 2015. SETARA Institute for Democracy and Peace.
SETARA Institute. (2018). Ringkasan eksekutif indeks kota toleran (Ikt) 2017. SETARA Institute for Democracy and Peace.
SETARA Institute. (2019). Ringkasan eksekutif indeks kota toleran (Ikt) 2018. SETARA Institute for Democracy and Peace.
Setianto, Y. (2022). Sejarah radikalisme keagamaan pada masyarakat abangan di Solo, Jawa Tengah. Journal Candra Sangkala, 5(2), 17–26. https://doi.org/10.23887/jcs.v4i2.53258
Setianto, Y., Kanto, S., Wisadirana, D., Fatma, A. C., & Umanailo, M. C. B. (2022). Transforming preman to radical Islamic Laskar in Solo, Central Java. HTS Teologiese Studies / Theological Studies, 78(4), 7. https://doi.org/10.4102/hts.v78i4.7285
Sutiyah, S. (2017). Kehidupan politik di Kota Surakarta dan Yogyakarta menjelang pemilihan umum 1955. Paramita: Historical Studies Journal, 27(2), 195–211. https://doi.org/10.15294/paramita.v27i2.11164
Todorov, T. (2011). The coexistence of cultures. In I. Gur-Ze’ev, Diasporic philosophy and counter-education (223–232). Sense Publishers. https://doi.org/10.1007/978-94-6091-364-8_11
Ulya, I. (2016). Radikalisme atas nama agama: Tafsir historis kepemimpinan Nabi Muhammad di Madinah. ADDIN, 10(1), 113. https://doi.org/10.21043/addin.v10i1.1131
Utama, S. (2017). Bangga dan siap jalankan amanah. Joglosemar.
Wahid, A. (2009). Ilusi negara Islam: Ekspansi gerakan Islam transnasional di Indonesia. The Wahid Institute. (Jakarta). //www.perpus.stiekasihbangsa.ac.id/index.php?p=show_detail&id=1373&keywords=
Wahid Foundation. (2019). Diskusi survei Solo Raya: Angka toleransi dan intoleransi hampir berimbang. Wahid Foundation. https://wahidfoundation.org/news/detail/Diskusi-Survei-Solo-Raya-Angka-Toleransi-dan-Intoleransi-Hampir-Berimbang
Warsito, W., Abdillah, A., Fadhilah, L., & Abdillah, A. (2024). Islamisme, moderasi beragama, dan Solo: Genealogi pemahaman moderasi beragama kelompok Islam di Solo. Mamba’ul ’Ulum, 20(2), 139–153. https://doi.org/10.54090/mu.590
Wasino, & Hartatik, E. S. (2018). Metode penelitian sejarah: Dari riset hingga penulisan. Magnum Pustaka Utama. https://ailisx.lib.unair.ac.id/opac/detail-opac?id=f865a18740300abdbff8c1a948f1115be5153d50
Wicaksono, R. B. E. (2023, July 1). Ini formula Gibran untuk kerek Solo ke peringkat ke-4 kota paling toleran. Solopos. https://solopos.espos.id/ini-formula-gibran-untuk-kerek-solo-ke-peringkat-ke-4-kota-paling-toleran-1673066
Wildan, M. (2014). Memetakan Islam radikal: Studi atas suburnya Islam radikal di Solo, Jawa Tengah. In M. van Bruinessen (Ed.), Islam Indonesia dalam ancaman fundamentalisme. Al-Mizan.
Wirawan, J. (2016, February 23). Komnas HAM sebut pemda jadi bagian massa intoleran. BBC News Indonesia. https://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2016/02/160223_indonesia_komnasham_agama_intoleransi
Wismabrata. (2012, May 4). Massa ormas di Solo ngamuk, aparat tak berdaya. KOMPAS.com. https://nasional.kompas.com/read/2012/05/04/18351079/massa-ormas-di-solo-ngamuk-aparat-tak-berdaya
Yosarie, I., & Hasan, H. (2023). Indeks kota toleran (IKT) tahun 2022. SETARA Institute for Democracy and Peace. https://www.researchgate.net/publication/393342009_Indeks_Kota_Toleran_Tahun_2022
Yosarie, I., Insiyah, S., Aiqani, N., & Hasan, H. (2024). Indeks kota toleran (IKT) tahun 2023. SETARA Institute for Democracy and Peace.
YPKP. (2022, March 1). Jembatan Bacem: “…. Merah Bengawan Solo mengalir sampai jauh akhirnya ke laut.” Yayasan Penelitian Korban Pembantaian 1965-1966. https://ypkp1965.org/blog/2022/03/01/jembatan-bacem-merah-bengawan-solo-mengalir-sampai-jauh-akhirnya-ke-laut/
DOI: http://dx.doi.org/10.21043/qijis.v13i2.31544
Refbacks
- There are currently no refbacks.
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





