استفادة يوتيوب كوسيلة تعليمية لتدريس اللغة العربية في الصف التاسع في المدرسة المتوسطة الحكومية 1 سورابايا
Abstract
Abstract
This study aims to describe the use of YouTube as a learning medium in Arabic language instruction for ninth grade students at MTsN 1 Surabaya. The research employed a qualitative descriptive method, with data collected through observation, interviews, and questionnaires involving teachers and students. The findings reveal that YouTube is mainly utilized as a supplementary medium, particularly for qirā’ah (reading), vocabulary acquisition, and muḥādatsah (speaking practice). Its use has proven effective in increasing students’ motivation and interest, creating a more engaging classroom atmosphere, and assisting in the comprehension of Arabic pronunciation. Nevertheless, several challenges were identified, including limited classroom facilities, internet access constraints, and the varying quality of online content that does not always match students’ proficiency levels. Student responses were divided: some found YouTube more engaging than conventional teaching, while others still considered direct teacher explanations clearer. The conclusion of this study emphasizes that YouTube holds great potential as a medium for Arabic learning, provided it is supported by teacher readiness, adequate infrastructure, and proper guidance to ensure that its use remains productive and pedagogically oriented.
الملخص
تهدف هذه الدراسة إلى وصف استخدام يوتيوب كوسيلة تعليمية لتدريس اللغة العربية في الصف التاسع في مدرسة MTsN 1 بمدينة سورابايا. استخدمت الدراسة المنهج الوصفي النوعي مع تقنيات جمع البيانات من خلال الملاحظة، والمقابلات، والاستبيانات مع المعلمين والطلاب. أظهرت نتائج الدراسة أن يوتيوب يُستخدم من قبل المعلمين كوسيلة تعليمية إضافية، خاصة في مواضيع القراءة، والمفردات، وتدريبات المحادثة. وقد أثبت هذا الاستخدام قدرته على زيادة دافعية واهتمام الطلاب بالتعلم، وتوفير بيئة تعلم أكثر حيوية، بالإضافة إلى تحسين الفهم الصحيح للنطق باللغة العربية. ومع ذلك، لا تزال هناك بعض التحديات، مثل محدودية إمكانيات الفصول الدراسية، وصعوبة الوصول إلى الإنترنت، وتفاوت جودة المحتوى الذي لا يتناسب دائمًا مع قدرة الطلاب. كما تباينت آراء الطلاب: حيث اعتبر البعض أن يوتيوب أكثر جذبًا من التعليم التقليدي، بينما اعتبر البعض الآخر أن شرح المعلم يظل أكثر وضوحًا. وتؤكد نتائج الدراسة أن يوتيوب يمتلك إمكانيات كبيرة كوسيلة تعليمية للغة العربية، بشرط أن يكون مدعومًا باستعداد المعلمين، وتوافر البنية التحتية المناسبة، بالإضافة إلى الإشراف المناسب لضمان أن يظل استخدامه مثمرًا وموجهًا.
Abstrak
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pemanfaatan YouTube sebagai media pembelajaran bahasa Arab di kelas IX MTsN 1 Kota Surabaya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan angket kepada guru serta siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa YouTube dimanfaatkan guru sebagai media tambahan, khususnya pada materi qirā’ah, kosakata, dan latihan muḥādatsah. Pemanfaatan ini terbukti mampu meningkatkan motivasi dan minat belajar siswa, menghadirkan suasana pembelajaran yang lebih hidup, serta membantu pemahaman pelafalan bahasa Arab. Namun, kendala masih ditemui, antara lain keterbatasan fasilitas kelas, akses internet, serta variasi kualitas konten yang tidak selalu sesuai dengan kemampuan siswa. Respon siswa pun terbagi: sebagian menilai YouTube lebih menarik dibanding pembelajaran konvensional, sementara sebagian lain menganggap penjelasan guru tetap lebih jelas. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa YouTube memiliki potensi besar sebagai media pembelajaran bahasa Arab, asalkan didukung oleh kesiapan guru, ketersediaan sarana prasarana, serta pendampingan yang tepat agar penggunaannya tetap produktif dan terarah.
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pemanfaatan YouTube sebagai media pembelajaran bahasa Arab di kelas IX MTsN 1 Kota Surabaya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan angket kepada guru serta siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa YouTube dimanfaatkan guru sebagai media tambahan, khususnya pada materi qirā’ah, kosakata, dan latihan muḥādatsah. Pemanfaatan ini terbukti mampu meningkatkan motivasi dan minat belajar siswa, menghadirkan suasana pembelajaran yang lebih hidup, serta membantu pemahaman pelafalan bahasa Arab. Namun, kendala masih ditemui, antara lain keterbatasan fasilitas kelas, akses internet, serta variasi kualitas konten yang tidak selalu sesuai dengan kemampuan siswa. Respon siswa pun terbagi: sebagian menilai YouTube lebih menarik dibanding pembelajaran konvensional, sementara sebagian lain menganggap penjelasan guru tetap lebih jelas. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa YouTube memiliki potensi besar sebagai media pembelajaran bahasa Arab, asalkan didukung oleh kesiapan guru, ketersediaan sarana prasarana, serta pendampingan yang tepat agar penggunaannya tetap produktif dan terarah.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Deci, Edward L., and Richard M. Ryan. Self-Determination Theory: Basic Psychological Needs in Motivation, Development, and Wellness. New York: Guilford Press, 2017.
Guo, Philip J., Juho Kim, and Rob Rubin. “How Video Production Affects Student Engagement.” Proceedings of the First ACM Conference on Learning at Scale, 41–50. 2014.
Heinich, Robert, Michael Molenda, James D. Russell, and Sharon E. Smaldino. Instructional Media and Technologies for Learning. New Jersey: Prentice Hall, 2002.
Kamhar, Mochammad Yusak, and Fitria Lestari. “YouTube sebagai Media Pembelajaran Muḥādatsah.” Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa Arab 6, no. 1 (2019): 12–20.
Kohler, Stefan. “Potentials and Limitations of Educational Videos on YouTube.” Frontiers in Communication 6 (2021): 1–9.
Mayer, Richard E. Multimedia Learning. 2nd ed. Cambridge: Cambridge University Press, 2009.
Moleong, Lexy J. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2017.
Pimada, Luluk Humairo, and Muhammad Afif Amrulloh. “Penerapan Media Elektronik pada Pembelajaran Bahasa Arab.” Lahjah Arabiyah: Jurnal Bahasa Arab dan Pendidikan Bahasa Arab 1, no. 2 (2020): 120–28.
Roji, F. “Arabic Language Learning Concepts According to … (Media Pembelajaran Bahasa Arab).” Lahjah Arabiyah: Jurnal Bahasa Arab dan Pendidikan Bahasa Arab 4, no. 2 (2023): 210–22.
Simanjuntak, Saut, et al. “Kesulitan Guru dalam Penerapan YouTube di Sekolah Dasar.” Jurnal Pendidikan Dasar 11, no. 2 (2023): 101–12.
Sweller, John. Cognitive Load Theory. New York: Springer, 2018.
Taubah, Mohamad. “Konsep Pembelajaran Bahasa Arab dengan Pendekatan, Metode, Strategi, Materi dan Media.” Lahjah Arabiyah: Jurnal Bahasa Arab dan Pendidikan Bahasa Arab 5, no. 1 (2024): 45–60.
Ulfah, Yuyun. “Manfaat YouTube untuk Pembelajaran Bahasa Arab (Nahwu).” Jurnal Pendidikan Islam 9, no. 2 (2022): 134–46.
DOI: http://dx.doi.org/10.21043/arabia.v18i1.34132
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Indexed By:

Arabia : Jurnal Pendidikan Bahasa Arab by Program Studi Pendidikan Bahasa Aarab Jurusan Tarbiyah STAIN Kudus is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License..



